Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Fajar Alfian Featured Japan Open Muhammad Shohibul Fikri Spesial

    Hasil Japan Open 2026 - Wajah Indonesia Terselamatkan Fajar/Fikri, Juara Dunia Dibekuk dengan Cara Dramatis di Kandang Sendiri - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:56 WIB

    Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat bertanding pada babak kedua Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, 16 Juli 2026.Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat bertanding pada babak kedua Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, 16 Juli 2026. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil menuntaskan babak semifinal turnamen Japan Open 2026 dengan hasil memuaskan untuk melaju ke laga puncak.

    Fase 4 besar Japan Open 2026 hari ini, Sabtu (18/7/2026) dijalani Fajar/Fikri dengan berjumpa wakil tuan rumah Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

    Tampil di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Fajar/Fikri menang melalui rubber game atas wakil tuan rumah tersebut dengan skor 21-14, 19-21, 21-18 dalam tempo 74 menit.

    Dengan kemenangan ini, Fajar/Fikri membuat Indonesia memiliki kans untuk menggondol satu gelar juara dari nomor ganda putra turnamen BWF Super 750 tersebut.

    Persaingan pada gim pertama langsung berjalan sengit di mana Fajar/Fikri dan Hoki/Kobayashi saling berbagi angka hingga 3 kali.

    Momentum keunggulan didapatkan Fajar/Fikri setelah Takuro Hoki melakukan pengembalian yang tidak akurat di depan net.

    Meski demikian, juara dunia 2021 itu membalikkan keadaan setelah smash dari Muhammad Shohibul Fikri masih menyangkut di net.

    Kesalahan kembali dilakukan pasangan peringkat kedua dunia tersebut sehingga Hoki/Kobayashi mendapatkan jarak keunggulan 2 poin.

    Meski demikian, tekanan terus dilancarkan oleh Fajar/Fikri sebelum akhirnya mengungguli ganda putra peringkat ke-10 dunia itu pada interval pertama 11-10.

    Baca Juga: Hasil Semifinal Japan Open 2026 - Kim/Seo Balas Dendam ke Juara Indonesia Open, Fajar/Fikri Ditunggu di Final

    Selepas jeda, tensi persaingan kian panas di mana kedua ganda putra itu langsung berbagi angka sebanyak dua kali.

    Memanfaatkan kelengahan Hoki/Kobayashi, Fajar/Fikri berhasil menyulitkan mereka untuk merebut kembali jalannya pertandingan.

    Di masa krusial, Fajar/Fikri tidak terbendung untuk menorehkan 6 poin beruntun dan menutup gim pertama dengan skor 21-14.

    Gim kedua berjalan, Fajar/Fikri yang sempat unggul terlebih dulu harus tersusul setelah Challenge dari Hoki/Kobayashi berbuah manis.

    Wakil tuan rumah Jepang itu berhasil membalikkan keadaan setelah upaya pertahanan yang dilakukan Fajar Alfian hanya mendarat keluar lapangan.

    Sempat unggul hingga 3 poin, Fajar/Fikri kembali tersusul setelah pertahanan mereka dibuat kocar-kacir oleh serangan Hoki/Kobayashi.

    Dengan permainan yang lebih tenang, Hoki/Kobayashi sukses menutup perlawanan Fajar/Fikri pada interval kedua dengan skor 11-9.

    Selepas jeda, Fajar/Fikri masih kesulitan dalam menembus pertahanan Hoki/Kobayashi yang cukup taktis dalam membendung serangan.

    Momentum sempat didapatkan Fajar/Fikri Ketika laga memasuki poin-poin krusial di mana mereka mampu memangkas jarak menjadi 1 poin saja usai meraih 4 poin beruntun.

    Hoki/Kobayashi masih bisa bertahan sebelum meraih kemenangan pada gim kedua dengan unggul 21-19 atas Fajar/Fikri.

    Berbagi angka terlebih dulu pada awal gim ketiga, Fajar/Fikri langsung memberikan tekanan secara intens untuk menciptakan jarak 2 poin dengan Hoki/Kobayashi.

    Kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Fajar/Fikri sebelum rentetan kesalahan dalam menerapkan pola pertahanan membuat Hoki/Kobayashi bangkit.

    2 kali mampu menyamakan kedudukan, Fajar/Fikri perlahan menemukan kembali ritme terbaiknya untuk merebut interval gim ketiga dengan skor 11-9.

    Selepas jeda, Hoki/Kobayashi membuat jalan Fajar/Fikri belum mulus setelah mereka mampu menyamakan kedudukan.

    Fajar/Fikri mulai mampu membawa permainan Hoki/Kobayashi saat laga memasuki masa-masa krusial sebelu pengembalian yang gagal dari Kobayashi membuat mereka ke final.

    Komentar
    Additional JS