Inggris Gugur, Kutukan Piala Dunia Belum Pernah Dimenangkan Negara dengan Pelatih Asing Berlanjut! - Okezone
Inggris Gugur, Kutukan Piala Dunia Belum Pernah Dimenangkan Negara dengan Pelatih Asing Berlanjut!
ATLANTA — Impian Timnas Inggris untuk menjadi juara Piala Dunia 2026 terpaksa hancur secara tragis. Harapan besar yang sempat membubung tinggi di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7/2026) pagi WIB, berubah menjadi mimpi buruk setelah The Three Lions –julukan Timnas Inggris– ditekuk Argentina 1-2 di babak semifinal.
1. Kutukan Bertahan
Kekalahan menyakitkan ini sekaligus memperpanjang tren negatif sejarah sepak bola. Hasil itu membuat pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel gagal membawa Inggris ke final dan juara, yang mana memperpanjang kutukan belum ada satu pun negara yang mampu merengkuh trofi Piala Dunia jika dilatih oleh juru taktik asing yang berbeda kewarganegaraan.
Sejak turnamen dimulai pada 1930, belum pernah ada satu pun negara yang berhasil menjuarai Piala Dunia di bawah asuhan pelatih asing. Semua pelatih yang membawa timnya mengangkat trofi selalu berasal dari negara yang sama dengan timnas yang mereka latih.
Rekor terjauh pelatih asing di Piala Dunia adalah mencapai babak final, yang baru terjadi dua kali dalam sejarah. Pertama ada pelatih Inggris George Raynor yang membawa Swedia ke final Piala Dunia 1958 dan pelatih Austria, Ernst Happel membawa Belanda ke final 1978.
2. Respons Tuchel
Inggris sebenarnya sempat memimpin lebih dulu berkat gol cepat Anthony Gordon di awal babak kedua. Namun, alih-alih terus menekan, anak asuh Thomas Tuchel justru bermain defensif dan membiarkan lawan mengurung pertahanan mereka.

Strategi bertahan Tuchel berbuah petaka ketika Enzo Fernandez menyamakan kedudukan menjelang laga usai. Petaka sesungguhnya lahir di masa injury time saat Lautaro Martinez menyundul umpan silang Lionel Messi untuk mengunci kemenangan Argentina.
Gaya bermain pragmatis dan pasif yang diterapkan Tuchel langsung memanen kritik tajam dari pundit dan suporter. Publik menilai keputusan taktis pelatih asal Jerman itu menjadi penyebab utama kegagalan Inggris ke final.
Menanggapi gelombang kritik tersebut, Tuchel menolak anggapan bahwa skuadnya terkena kutukan sejarah masa lalu. Meski menepis isu takhayul, mantan pelatih Chelsea itu dengan jantan pasang badan atas kegagalan taktis timnya.
"Saya tidak terlalu percaya pada mitos kutukan Inggris atau sejarah yang berulang di momen seperti ini," ujar Tuchel, dilansir dari The Telegraph, Kamis (16/7/2026).
"Saya yang bertanggung jawab atas keputusan tersebut, saya yang mengambilnya, jadi saya menerima semua kritik," imbuhnya.

Akibat kekalahan dari Argentina ini, Harry Kane dan kawan-kawan harus mengubur mimpi tampil di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Sebagai gantinya, mereka harus terbang ke Miami untuk melakoni laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.
Kendati posisinya kini digoyang, Tuchel menegaskan komitmennya untuk tetap menukangi Inggris hingga Euro 2028. Kontrak barunya yang diperpanjang Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) pada Februari lalu dipastikan akan menjadi sorotan tajam dalam beberapa hari ke depan.
(Rivan Nasri Rachman)
Lihat juga: Ferry Irawan dan Venna Melinda Sempat Menolak Ketika Dijodohkan
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.