Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina VAR

    Dibantu VAR dan Drawing Mudah, Lionel Scaloni: Timnas Argentina Tidak Sejelek yang Orang Katakan - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

    Penyerang Argentina, Julian Alvarez (tengah), disambut rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Swiss yang mengubah skor menjadi 2-1 pada babak perpanjangan waktu di perempat final Piala Dunia 2026.Penyerang Argentina, Julian Alvarez (tengah), disambut rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Swiss yang mengubah skor menjadi 2-1 pada babak perpanjangan waktu di perempat final Piala Dunia 2026. (THOMAS COEX/AFP)

    BOLASPORT.COM - Timnas Argentina menghadapi kritik di media sosial dalam perjalanan menuju semifinal Piala Dunia 2026.

    Timnas Argentina akan menghadapi Timnas Inggris pada partai semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7/2026).

    Sebelum mencapai empat besar, La Albiceleste dinilai mendapatkan banyak keuntungan di sepanjang turnamen.

    Lionel Messi dkk memuncaki Grup J dengan sembilan poin dan sapu bersih tiga laga.

    Tiga lawan enteng yang digilas di grup tersebut meliputi Austria, Aljazair, dan Yordania.

    Berkat status juara Grup J, Argentina kemudian mendapatkan bagan mudah di fase gugur.

    Berturut-turut mereka "hanya" melawan Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss pada fase knock-out.

    Meski menghadapi lawan mudah, nyatanya pasukan Lionel Scaloni tak pernah menang dengan mudah.

    Butuh waktu hingga extra time untuk menang 3-2 melawan negara mungil Tanjung Verde pada babak 32 besar.

    Baca Juga: Lapangan Latihan Persib Dikeluhkan Igor Tolic, Adhitia Putra Herawan: Bangun Infrastruktur Itu Mahal Sekali!

    Berlanjut ke 16 besar, butuh keputusan VAR yang memihak untuk membawa Argentina menang 3-2.

    VAR dianggap menguntungkan Argentina karena membatalkan gol Ziko yang dapat membuat Mesir unggul 0-2, lantaran wasit menilai ada pelanggaran terhadap Lisandro Martinez.

    Keuntungan dari VAR terus berlanjut hingga babak delapan besar melawan Swiss.

    Saat skor masih 1-1, tinjauan VAR membuat wasit memberi kartu kuning kedua kepada Breel Embolo yang membuat Swiss bermain 10 orang.

    Argentina pun memerlukan dua gol extra time dari Julian Alvarez dan Lautaro Martinez untuk menang 3-1.

    Kini, menghadapi tim besar Inggris di babak semifinal, pelatih Lionel Scaloni menepis anggapan timnya bermain buruk.

    "Tim ini tidak bermain seburuk yang dikatakan orang," tutur Scaloni dikutip dari ESPN.

    "Kami pasti melakukan sesuatu dengan benar sehingga bisa mencapai babak ini."

    "Saya bersyukur mempunyai pemain ini, mereka membawa kami meraih tiga titel dan kini semifinal lagi."

    "Kami sudah satu langkah lebih dekat, dan kami akan memberikan segalanya untuk mencapai ke sana (final)," tandasnya.

    Inggris akan menjadi lawan berat pertama bagi Argentina, mampukah mereka menjawab kritik?

    Baca Juga: Tandem Dua Musim Terakhir Ditebus Dua Klub Premier League, Jay Idzes Masih Nyangkut di Sassuolo

    Komentar
    Additional JS