Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Australia

    Bek Australia di Piala Dunia 2026 Positif Kokain, SIM Ditahan dan Terancam Skors 4 Tahun - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Internasional
  • Jumat, 24 Juli 2026 | 19:45 WIB

    Pemain Timnas Australia di Piala Dunia 2026, Cristian Volpato, diduga positif menggunakan kokain dalam hasil pemeriksaan polisi di Sydney, Jumat (24/7/2026). (PAUL ELLIS / AFP)

    BOLASPORT.COM - Personel Timnas Australia, Cristian Volpato, tersandung kasus dugaan penggunaan zat terlarang saat mengemudikan kendaraan pribadi.

    Gelandang serang keturunan Italia tersebut dilaporkan positif menggunakan kokain berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian setempat.

    Cristian Volpato dihentikan petugas ketika mengendarai mobil di area Jembatan Anzac, Sydney, Australia.

    Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari waktu lokal, Jumat (24/7/2026).

    Volpato terkena razia karena mengemudikan kendaraannya di atas batas kecepatan normal.

    Ia memacu BMW Coupe miliknya di angka 109 kilometer per jam di zona yang mematok limit maksimal 60 km/jam.

    Setelah melakukan tes narkoba di lokasi, hasil pemeriksaan menunjukkan sang pemain positif menggunakan kokain.

    Dikutip BolaSport.com dari media Australia, ABC, ia dijatuhi sanksi denda karena tindakannya memacu mobil melewati batas kecepatan.

    Surat izin mengemudi (SIM) internasional miliknya pun ditahan selama enam bulan.

    Volpato dilarang mengemudi dalam jangka waktu yang ditetapkan di semua area New South Wales.

    Sejauh ini belum ada vonis sanksi kriminal yang dijatuhkan terkait dugaan penggunaan zat terlarang tersebut.

    Baca Juga: Tragedi Adu Penalti Australia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kiper Utama Dikhianati Pelatih Sendiri

    Petugas mengambil sampel kedua dari air liurnya untuk dianalisis lebih lanjut dengan investigasi yang masih berjalan.

    Ternyata razia dini hari tersebut merupakan pemeriksaan kedua yang dilakukan polisi terhadap pemuda 22 tahun ini dalam waktu berdekatan.

    Sebelumnya sekitar Kamis pukul 23.00 waktu setempat, petugas juga menghentikan Volpato di lokasi yang sama karena kasus identik pula.

    Dalam pemeriksaan pertama melalui uji pernapasan, Volpato dinyatakan negatif alkohol.

    Asosiasi Sepak Bola Australia (FA) menyampaikan pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini sambil menanti proses investigasi lanjutan rampung.

    Ancaman Skors 4 Tahun

    "Kami telah menghubungi pemain bersangkutan dan terus memonitor masalah ini serta mendukungnya selama proses (pemeriksaan)," demikian bunyi pernyataan di laman ABC.net.au.

    Kendati tak mendapatkan vonis berat berupa tindakan kriminal sejauh ini, Volpato tetap terancam sanksi serius dari sisi olahraga.

    Sepak bola Australia memiliki regulasi ketat mengenai hal ini.

    Pemain atau ofisial tim yang dinyatakan positif menggunakan zat terlarang tanpa pengecualian yang sifatnya terapeutik (medis) dapat dikenai skors empat tahun dari kegiatan sepak bola.

    Sanksi bisa dikurangi menjadi tiga bulan jika pemakaian zat tersebut dilakukan di luar kompetisi dan tidak berkaitan dengan niat meningkatkan performa di lapangan.

    Cristian Volpato menjadi sorotan publik Australia setelah menjadi salah satu pemain naturalisasi baru yang langsung dibawa ke skuad Piala Dunia 2026.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Wakil Asia Resmi Habis, Mesir Singkirkan Australia Lewat Drama Adu Penalti

    Dia berpindah haluan dari negara leluhur, Italia, untuk membela tanah kelahirannya.

    Sempat memperkuat tim junior Negeri Piza di berbagai level usia, Volpato menjalani debut dengan Socceroos dalam laga persahabatan melawan Swiss (6/6/2026).

    Momennya hanya terpaut beberapa hari menjelang kiprah mereka di Piala Dunia.

    Ia tampil dalam tiga pertandingan Timnas Australia di turnamen akbar kemarin hingga tersingkir di babak 32 besar akibat kalah adu penalti dari Mesir.

    Di level klub, pemain jebolan akademi AS Roma tersebut membela Sassuolo sejak 2023-2024.

    Dia tak lain merupakan rekan seklub dari kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, di tim peringkat 11 klasemen Serie A musim lalu.

    Komentar
    Additional JS