Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Arsene Wenger Berita Sepak Bola Indonesia Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Arsene Wenger Bahas Taktik Piala Dunia, Sampaikan Pesan buat Indonesia - Kompas

    5 min read

     


    Laporan Langsung Jurnalis Kompas.com Sem Bagaskara dari New York, Amerika Serikat

    KOMPAS.com - Pelatih legendaris asal Perancis, Arsene Wenger, menyampaikan kepada KOMPAS.com tentang pesannya untuk sepak bola Indonesia.

    Arsene Wenger kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Global FIFA. Selain itu, legenda Arsenal itu bertugas sebagai Ketua Technical Study Group FIFA di Piala Dunia 2026.

    Baca juga: Kisah Harry Kane Main Golf Bareng Donald Trump Jelang Piala Dunia 2026

    Technical Study Group (TSG) bertugas mengamati sisi teknis dari laga-laga Piala Dunia 2026, termasuk tren taktik yang sedang terjadi.

    FIFA Pertimbangkan Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Alasannya?

    Tim TSG di Piala Dunia 2026 diisi oleh sejumlah nama yang reputasinya tak main-main, ada eks striker timnas Jerman yang menjuarai Piala Dunia 1990, Juergen Klinsmann.

    Kampiun Piala Dunia 2002 bersama Brasil, Gilberto Silva, juga masuk tim TSG. Nama-nama besar lain adalah Pablo Zabaleta, Jon Dahl Tomasson, sampai eks kiper Swiss, Pascal Zuberbuehler.

    Baca juga: Kelanjutan Karier Vozinha, Kejutan Piala Dunia 2026 Diincar Klub Chile

    Dalam media briefing Technical Study Group di Stadion New York/New Jersey pada Sabtu (18/7/2026), Arsene Wenger yang didampingi Klinsmann, Gilberto Silva, Zuberbuehler, Zabaleta, dan Michael O'Neill menyampaikan sejumlah temuan menarik.

    Bahas Taktik Piala Dunia 2026

    Salah satu di antaranya adalah banyak tim kontestan Piala Dunia 2026 menerapkan pendekatan low-block kala bertahan.

    Pablo Zabaleta, Pascal Zuberbuehler, Arsene Wenger, Juergen Klinsmann, Gilberto Silva, dan Michael O'Neill dalam Media Briefing FIFA Technical Study Group di Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Sabtu (18/7/2026).

    Lihat Foto

    Karena itu, Arsene Wenger menyebut penting bagi tim untuk memiliki pemain eksplosif yang dibekali kecepatan. Pemain seperti itu memungkinkan sebuah tim untuk membuat serangan mematikan setelah bertahan dengan konsep low-block.

    Sorotan lain adalah terkait naiknya persentase gol dari luar kotak penalti di Piala Dunia 2026. tim TSG FIFA mencatat 16 persen dari jumlah total gol di Piala Dunia 2026 bersumber dari sepakan jarak jauh dari luar kotak 16 meter.

    Baca juga: Pujian Lionel Messi untuk Lamine Yamal Jelang Final Piala Dunia 2026

    Persentase itu dua kali lipat dari statistik di Piala Dunia 2022 Qatar.

    "Dua tim yang lolos ke final memberikan kita pesan yang bagus tentang permainan ini. Sebab mereka menunjukkan kualitas teknik, kecerdasan tim, pemahaman terhadap permainan."

    "Itulah kenapa bagus bagi sepak bola melihat dua tim ini melaju ke final," ucap Wenger menyinggung duel final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina pada 19 Juli nanti.

    Baca juga: Siapa Juara Piala Dunia 2026? Ini Prediksi Timo Scheunemann

    Pesan untuk Sepak Bola Indonesia

    Setelah media briefing TSG, Wenger kemudian menyempatkan waktunya untuk menyapa sejumlah wartawan termasuk KOMPAS.com.

    Pelatih yang pernah mengantar Arsenal tiga kali juara Premier League itu kemudian mengungkapkan pesan-pesannya saat tahu KOMPAS.com dari Indonesia.

    "Indonesia, kalian harus membangun sepak bola," tutur Arsene Wenger usai menjabat tangan saya.

    Baca juga: FIFA Serius Pertimbangkan Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim

    Pelatih kelahiran Strasbourg itu berujar sambil mengepalkan tangannya. 

    "Anda punya hampir 300 juta penduduk. Anda harus terus bekerja dan melakukan pembinaan," kata eks pelatih AS Monaco dan Nagoya Grampus Eight tersebut.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Semifinal Piala Dunia 2026: Tak Ada Juara Baru, 4 Raja Lama Berebut Singgasana

    Komentar
    Additional JS