Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026, Murat Yakin: Albiceleste Rentan - Kompas
Close Ads x
Kompas.tv - 10 Juli 2026, 19:59 WIB
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin, menyadari sepenuhnya bahwa status juara bertahan yang melekat pada Argentina menjadikan mereka lawan yang tangguh.
Kendati demikian, sang juru taktik menegaskan bahwa kekuatan raksasa Amerika Selatan tersebut bukannya tanpa cela.
Sesuai jadwal, Swiss akan menantang Argentina dalam perebutan tiket semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, pada Minggu (12/7/2026) pagi waktu Indonesia.
Di atas kertas, Argentina arahan Lionel Scaloni memang tetap menempati posisi favorit untuk melenggang ke fase empat besar.
Walaupun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa laju Lionel Messi dan kolega menuju babak perempat final ini dipenuhi rintangan yang cukup terjal.
Baca Juga: Bawa Prancis Kalahkan Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026, Mbappe Samakan Rekor Messi
Tanda-tanda kerapuhan tersebut mulai terlihat sejak babak 32 besar.
Kala itu, Tim Tango dipaksa memeras keringat lebih dalam sebelum akhirnya mampu menjinakkan perlawanan sengit Cape Verde dengan skor ketat 3-2 melalui babak perpanjangan waktu.
Ujian bagi sang juara bertahan berlanjut pada fase 16 besar.
Argentina kembali dipaksa melewati situasi krusial dan harus berjuang membalikkan kedudukan sebelum menyudahi perlawanan Mesir, lagi-lagi dengan keunggulan tipis 3-2.
Murat Yakin menilai performa Argentina dari dua laga tersebut menunjukkan indikasi adanya kelemahan fundamental yang bisa dimanfaatkan.
Sektor pertahanan sayap Albiceleste menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap memberikan ruang bebas bagi lawan untuk membangun serangan dan menciptakan peluang berbahaya.
Baca Juga: Bek Inggris Jarell Quansah Diskors Dua Laga, Kasus Balogun Kembali Jadi Sorotan
Guna meredam agresivitas sekaligus memukul balik sang lawan, kubu La Nati kini tengah mematangkan skema taktis khusus demi menciptakan kejutan besar di babak delapan besar nanti.
"Kami akan menghadapi Argentina, tim juara dunia. Melawan mereka tentu tidak mudah, tetapi berdasarkan dua laga terakhirnya, mereka rentan dan memiliki celah," ujar Yakin dikutip dari YouTube resmi FIFA.
"Secara taktik, nanti akan jadi pertandingan menarik."
"Bagi negara seperti Swiss, menghadapi Argentina di perempat final Piala Dunia adalah momen yang luar biasa."
"Kami akan menjadi kejutan besar jika mampu mengguncang juara dunia," tutup pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Baca Juga: Jelang Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026, Haaland: Semua Tekanan Ada di Kubu Tiga Singa
Terlepas dari itu, ini akan menjadi pertemuan ketiga antara Argentina vs Swiss di putaran final Piala Dunia.
Kedua kesebelasan pertama kali berjumpa di edisi 1966 yang berlangsung di Inggris. Kala itu, Argentina menang dengan skor 2-0.
Lalu, Argentina kembali mampu mengalahkan Swis di babak 16 besar Piala Dunia 2014 dengan skor tipis 1-0.
Dalam laga ini, Albiceleste menang secara dramatis lewat gol Angel Di Maria pada paruh kedua extra time, tepatnya menit ke-118.
Sumber : FIFA