55 Negara UEFA Resmi Boikot Piala Dunia Tolak Privatisasi FIFA - PDI Perjuangan
Mikayla Shaqueena Azkadina Author
Largest Font
Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bersama 55 negara anggotanya resmi mendeklarasikan boikot terhadap Piala Dunia dan seluruh turnamen internasional garapan FIFA. Langkah radikal ini diambil sebagai bentuk penolakan atas rencana FIFA memprivatisasi saham turnamen kepada investor swasta.
Manajemen UEFA menilai rencana penjualan saham tersebut akan merusak nilai publik serta semangat olahraga sepak bola. Pihak konfederasi menegaskan tidak ada satu pun negara anggotanya yang akan berpartisipasi dalam langkah komersialisasi tersebut.
Jika otoritas sepak bola dunia tersebut tidak membatalkan rencananya, seluruh dukungan dari level klub hingga tim nasional Eropa akan dihentikan. Keputusan ini lahir dari serangkaian rapat darurat yang digelar oleh para pemangku kepentingan sepak bola Eropa.
Ancaman boikot masal ini menandai salah satu krisis manajerial terbesar dalam sejarah dunia sepak bola internasional. Melalui sebuah deklarasi resmi, UEFA telah memublikasikan daftar lengkap 55 negara yang akan menarik diri dari turnamen.
Negara-negara dengan tradisi kuat sepak bola yang dipastikan masuk dalam daftar boikot meliputi Turki, Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, Prancis, Portugal, Belgia, Belanda, dan Polandia.
Turut bergabung dalam penolakan mutlak ini adalah Ceko, Yunani, Denmark, Norwegia, Siprus, Swiss, Hungaria, Swedia, Austria, Skotlandia, Rumania, Kroasia, Slovenia, Ukraina, Israel, serta Azerbaijan.
Dukungan boikot juga disepakati oleh negara-negara Eropa lainnya, di antaranya Slovakia, Bulgaria, Rusia, Serbia, Islandia, Irlandia, Armenia, Kosovo, dan Bosnia-Herzegovina.
Deklarasi penarikan diri ini juga mengikat secara resmi anggota seperti Latvia, Kazakhstan, Finlandia, Moldova, Liechtenstein, Kepulauan Faroe, Makedonia Utara, Albania, Belarus, Malta, dan Lituania.
Daftar penolakan ini disempurnakan oleh Andorra, Gibraltar, Estonia, Irlandia Utara, Georgia, Luksemburg, Montenegro, Wales, dan San Marino yang mengancam mundur dari seluruh turnamen internasional.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
WowP