0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lionel Messi Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Terungkap! Lionel Messi Menangis di Piala Dunia 2026 Bukan karena Sepak Bola, tapi Ayahnya - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terungkap! Lionel Messi Menangis di Piala Dunia 2026 Bukan karena Sepak Bola, tapi Ayahnya - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB

    Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, sempat menangis usai mencetak tiga gol ke gawang Aljazair pada laga perdana Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. (JUAN MABROMATA/AFP)

    BOLASPORT.COM - Kapten timnas Argentina, Lionel Messimenangis saat melawan Aljazair pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City, Kansas, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026).

    Ia menangis bukan karena berhasil mencetak tiga gol, tapi memikirkan ayah kandungnya.

    Messi sukses membawa Argentina meraih kemenangan dengan skor 3-0 atas Aljazair.

    Ia mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.

    Namun, di balik performa luar biasa tersebut, tersimpan beban emosional yang ternyata jauh lebih besar daripada tekanan di lapangan.

    Messi menjadi sorotan setelah terlihat menangis usai mencetak gol pertamanya dalam pertandingan tersebut.

    Banyak yang menduga air mata sang megabintang berkaitan dengan pentingnya laga pembuka bagi Argentina yang berstatus juara bertahan.

    Baca Juga: Bukan Cristiano Ronaldo, Ini Tim Jagoan Gelandang Persib Beckham Putra di Piala Dunia 2026

    Akan tetapi, pemain berusia 39 tahun itu mengungkapkan emosinya sama sekali tidak berkaitan dengan sepak bola.

    "Jujur saja, ini sama sekali tidak berhubungan dengan olahraga."

    "Beberapa hari terakhir sangat sulit dan rumit," kata Messi dilansir BolaSport.com dari Mirror.

    Peraih delapan gelar Ballon d'Or itu juga mengaku mendapat dukungan besar dari rekan-rekan setimnya selama melewati masa sulit tersebut.

    "Saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan semua rekan setim karena mereka selalu berada di sisi saya, memberikan kekuatan agar saya tetap baik-baik saja," ujarnya.

    Belakangan, penyebab kesedihan Messi mulai terungkap.

    Jurnalis olahraga Argentina, Eduardo Feinmann, menyebut kondisi kesehatan sang ayah, Jorge Messi, menjadi alasan utama di balik pergolakan batin yang dialami kapten Argentina tersebut.

    Baca Juga: Update Bursa Transfer Arema FC - Singo Edan Sudah Lepas 16 Pemain dan Pertahankan Johan Alfarizi hingga Dendi Santoso

    "Ini ada hubungannya dengan ayahnya."

    "Jorge sedang tidak dalam kondisi sehat."

    "Situasi ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sejak tahun lalu," ujar Feinmann dalam siaran Radio Mitre.

    Menurutnya, kondisi kesehatan Jorge Messi sempat memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Sehingga menambah beban pikiran bagi putranya.

    "Pada pekan ini ada beberapa situasi yang memperparah kondisinya."

    "Messi sedang menjalani pergulatan batin seperti manusia pada umumnya," lanjut Feinmann.

    Laporan yang beredar di Argentina menyebut Jorge Messi sempat mengalami insiden medis pada Januari lalu saat berada di rumah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

    Baca Juga: Update Bursa Transfer Arema FC - Singo Edan Sudah Lepas 16 Pemain dan Pertahankan Johan Alfarizi hingga Dendi Santoso

    Ia juga dikabarkan telah menjalani berbagai pemeriksaan kardiovaskular dan neurologis, meski hingga kini belum ada diagnosis resmi yang diumumkan kepada publik.

    Jorge Messi merupakan sosok yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan karier Messi.

    Selain sebagai ayah, ia juga masih berperan sebagai agen dan pengelola berbagai urusan bisnis sang bintang.

    Di tengah situasi keluarga yang tidak mudah, Messi tetap menunjukkan profesionalismenya di lapangan.

    Hattrick yang dicetaknya menjadi modal sempurna bagi Argentina dalam memulai misi mempertahankan gelar Piala Dunia.

    Bahkan, gol-gol tersebut membuat Messi menyamai catatan legenda Jerman, Miroslav Klose, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol.

    Sebuah pencapaian luar biasa yang diraih saat sang kapten ternyata sedang berjuang menghadapi ujian berat dalam kehidupan pribadinya.

    Komentar
    Additional JS