0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lionel Messi Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Skandal Piala Dunia 2026 - Wasit dan Komentator Pura-pura Buta demi Lionel Messi yang Istimewa - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Skandal Piala Dunia 2026 - Wasit dan Komentator Pura-pura Buta demi Lionel Messi yang Istimewa - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

    Lionel Messi dianggap mendapat perlakuan istimewa usai lolos dari kartu merah usai menginjak betis kapten Aljazair. (ROBERTO SCHMIDT/AFP)

    SUPERBALL.ID - Lionel Messi kembali jadi tajuk utama di Piala Dunia 2026, bukan karena hattrick yang dilesakkan ke gawang Aljazair tapi skandal kartu merah. 

    Lionel Messi tampil cemerlang di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) di Stadion Kansas City, Kota Kansas. 

    Status megabintang sepak bola Argentina ditunjukkan lewat torehan tiga golnya ke gawang Aljazair, masing-masing menit ke-17, 60' dan 76'.

    Torehan itu membawa Argentina memuncaki klasemen sementara Grup J, di atas Austria yang sukses mengalahkan Yordania 3-1.

    Meski begitu, muncul aroma skandal di balik kemenangan besar Argentina itu dan hal ini melibatkan Lionel Messi yang seharusnya dikartu merah. 

    Insiden itu terjadi di menit ke-32, Messi tertangkap jelas kamera menginjak betis Aissa Mandi hingga membuat kapten Aljazair terjatuh. 

    Momen itu terekam jelas bahkan tanpa perlu diperlambat tetapi wasit dan petugas VAR tidak melihatnya sebagai pelanggaran, bahkan menggubrisnya saja tidak. 

    Permainan berlanjut seolah tak terjadi apa-apa, Messi pun melenggang bebas tanpa dijatuhi peringatan maupun hukuman kartu merah. 

    Hal ini membuat publik geram, seketika muncul dugaan perilaku istimewa untuk pemain Inter Miami tersebut yakni kebal pelanggaran.

    Baca Juga: Reaksi 5 Ikon Sepak Bola Lihat Lionel Messi Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026

    Padahal seharusnya Messi tak lagi dapat melanjutkan pertandingan karena pelanggaran seperti itu jelas mendapatkan kartu merah. 

    "Itu 100 persen kartu merah untuk Lionel Messi, seharusnya begitu. Ini memperkuat narasi bahwa pemain hebat mendapatkan perlakuan istimewa," kata Ale Moreno, komentator ESPN FC. 

    "Ketika dia hampir mencetak hat-trick dan kiper, (Luca) Zidane, benar-benar melakukan penyelamatan mereka menunjukkan (presiden FIFA) Gianni Infantino tersenyum."

    "Dia seperti, 'Ayolah, itu hampir saja.' Ini memang memperkuat narasi, 'Oh, ya, orang ini mendapatkan perlakuan yang berbeda'," imbuhnya. 

    Moreno meyakini semua orang sepakat Messi seharusnya dikartu merah tanpa melihat lebih detail tayangan ulangnya. 

    Ia juga mempertanyakan kapasitas wasit utama di laga ini, Simon Marciniak yang mengabaikan insiden pelanggaran tersebut. 

    "Kita bahkan tidak perlu melihat gambar diamnya, jika Anda melihat video langsungnya, itu sudah terasa seperti tekel yang buruk sejak awal," kata Moreno lagi. 

    "Lalu Anda melihat tayangan ulangnya, ini adalah tekel yang buruk. Seseorang harus melihat ini, mengapa Simon Marciniak, wasit, tidak dipanggil untuk melihat ini, seharusnya itu kartu merah untuk Lionel Messi."

    Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Pelatih Argentina dan Kapten Aljazair Kompak Memuji Lionel Messi: Terlalu Kuat!

    "Saya menyukai Lionel Messi tapi itu adalah tekel yang ceroboh dan buruk. Dan Anda mencakar bagian belakang betis seseorang dari lutut hingga pergelangan kakinya seharusnya kartu merah," imbuhnya. 

    Sementara itu, Nedum Onuoha yang menjadi rekan Moreno menyoroti sikap komentator pertandingan yang menurutnya 'buta'. 

    Komentator laga Argentina melawan Aljazair dinilai tak melihat pelanggaran Messi dan justru memuji bagaimana pressing La Pulga terhadap Mandi. 

    "Dalam komentarnya, mereka bahkan tidak mengatakan apa pun yang terjadi," kata eks pemain Manchester City, Nedum Onuoha. 

    "Kami hanya menonton videonya dan seperti, 'Oh, itu cukup buruk,' dan mereka malah berkata, 'Senang melihat Messi melakukan pressing'."

    Komentar
    Additional JS