0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Turki

    Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Turki Catat Rekor Tembakan Terbanyak Tanpa Gol dalam Dua Laga - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Turki Catat Rekor Tembakan Terbanyak Tanpa Gol dalam Dua Laga - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:44 WIB


    Kekalahan 0-1 Timnas Turki dari Timnas Paraguay membuat perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. (DEAN MOUHTAROPOULOS/AFP)

    SUPERBALL.ID - Timnas Turki harus menelan kekalahan dari Timnas Paraguay dalam pertandingan kedua mereka di Grup D Piala Dunia 2026.

    Bermain di Stadion San Francisco Bay Area, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB, Timnas Turki kalah tipis 0-1.

    Timnas Paraguay unggul ketika Matias Galarza melepaskan tembakan mendatar dari jarak jauh saat laga baru berjalan 65 detik.

    Itu adalah gol tercepat sepanjang Piala Dunia 2026, melampaui gol pemain Maroko Ismael Saibari yang tercipta dalam 71 detik.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Kalah dari Paraguay Lewat Gol 65 Detik, Turki Gugur Prematur

    Paraguay bertahan dengan gigih untuk menahan gempuran Turki meski harus bermain dengan 10 pemain di babak kedua.

    Miguel Almiron diusir karena ucapan yang dilontarkannya kepada Mert Muldur sambil menutup mulutnya dengan tangan.

    Meski mendominasi permainan dengan keunggulan jumlah pemain, Turki gagal mencetak gol hingga laga usai.

    Hasil ini membuat Turki dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai menelan dua kekalahan dalam dua laga di fase grup.

    Menariknya, skuad besutan Vincenzo Montella gagal mencetak gol dalam dua laga meski telah melepaskan 62 tembakan.

    Turki mencatatkan total 30 tembakan ke gawang dalam kekalahan 0-2 dari Timnas Australia di pertandingan pertama.

    Mereka kemudian melepaskan total 32 tembakan ke gawang melawan Turki, tetapi tetap gagal mencetak satu pun gol.

    Menurut Opta, itu merupakan jumlah tembakan terbanyak tanpa gol dalam rentang dua pertandingan sepanjang sejarah Piala Dunia.

    Turki tidak hanya memiliki peluang yang sangat banyak, tetapi juga mendominasi penguasaan bola di kedua pertandingan.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Matheus Cunha Unjuk Gigi, Brasil Pimpin Klasemen Grup C usai Bantai Haiti

    Mereka memiliki 71,6 persen penguasaan bola melawan Australia, sedangkan di laga kontra Paraguay mencapai 78,5 persen.

    Mereka terbantu di laga kedua karena menghadapi 10 pemain meski sudah menjadi tim yang dominan sebelum Almiron diusir dari lapangan.

    Mereka juga memiliki metrik expected goals (xG) yang lebih tinggi daripada lawan mereka di kedua pertandingan.

    Masing-masing 1,33 xG dalam pertandingan melawan Australia, yang memiliki 0,77 xG tetapi mencetak dua gol.

    Nilai xG mereka melawan Paraguay adalah 2,1 dibandingkan dengan 0,32 milik tim Amerika Selatan tersebut.

    Di samping itu, Turki juga melakukan lebih dari 100 sentuhan di area penalti lawan selama dua pertandingan tersebut.

    Selama 180 menit penampilan mereka di Piala Dunia 2026, Turki menyerang dan melakukan hampir segalanya kecuali mencetak gol.

    Jika dilihat dari sudut pandang kritis, mereka hanya melepaskan 13 tembakan tepat sasaran sepanjang dua pertandingan tersebut.

    Dengan semua upaya mereka, sungguh ironis melihat Turki harus pulang terlepas dari hasil laga terakhir melawan Amerika Serikat.

    Komentar
    Additional JS