Tak Ada Tanda Persiapan Championship 2026-2027, Media Sosial PSBS Biak Tiba-tiba Aktif Lagi untuk Sindir Pejabat Papua - Semua Halaman - Bolasport
Tak Ada Tanda Persiapan Championship 2026-2027, Media Sosial PSBS Biak Tiba-tiba Aktif Lagi untuk Sindir Pejabat Papua - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
BOLASPORT.COM - Akun instagram PSBS Biak secara tiba-tiba memposting unggahan story menyindir pejabat di Papua, padahal sebelumnya vakum sejak pekan-pekan terakhir Super League 2025-2026.
Sebagai salah satu tim yang terdegradasi dari Super League 2025-2026, PSBS Biak sama sekali tak menunjukkan persiapan menatap musim 2026-2027.
Akun instagram mereka sudah tidak aktif lagi sejak pekan-pekan terakhir Super League, kini tiba-tiba saja mengunggah sindiran untuk Pejabat Papua.
PSBS Biak mengunggah video pernyataan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengenai program pengembangan sepak bola lokal yang ia kerjakan di wilayahnya.
Namun PSBS menyindir pejabat Papua yang tidak bisa melakukan hal semacam itu di wilayahnya.
Baca Juga: Meski Kena Comeback Jepang, Belanda Tetap Pertahankan Rekor Mentereng di Piala Dunia
"Pejabat Papua, kapan bisa ya... Jangan makan pencuri saja yang hebat," tulis PSBS Biak.
Hal ini tentu meruncingkan isu tunggakan gaji dan masalah finansial yang belum benar-benar selesai di tubuh Badai Pasifik.
Masa depan PSBS Biak kini di ujung tanduk menatap Championship 2026-2027.
Sejauh ini sama sekali tidak ada tanda-tanda persiapan.
Dalam rilis yang dikeluarkan I.League, seluruh klub Championship sudah mendaftarkan stadion, kecuali satu, PSBS Biak.
"PSBS Biak tidak mengajukan stadion dalam proses penilaian infrastruktur Club Licensing Cycle 2025/26," demikian keterangan dari I.League.
"Melalui proses ini, I.League berharap seluruh klub terus meningkatkan kualitas dan standar infrastruktur stadion secara berkelanjutan."
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Belanda Vs Jepang Sengit, Samurai Biru Perpanjang Rekor Apik atas Tim Eropa
Para pemain PSBS Biak memutuskan mogok bermain jelang lawan Dewa United pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 (PSBS Biak)
"Peningkatan kualitas venue pertandingan menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan kompetisi yang profesional, aman, nyaman, dan memenuhi standar sepak bola nasional maupun internasional, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pemain, ofisial, media, mitra dan suporter," tambahnya.
Selain itu, PSBS saat ini juga masih mendapatkan sanksi pendaftaran pemain yang dijatuhkan FIFA.
Dilansir dari laman FIFA Registration Bans, PSBS saat ini mendapatkan sembilan sanksi!
Akibat akumulasi dari berbagai masalah tersebut, pemain PSBS Biak sempat menyatakan mogok bermain di akhir-akhir laga musim 2025-2026.
Pelatih PSBS Biak waktu itu, Marian Mihail terus menjaga skuadnya demi tetap menyelesaikan pertandingan demi pertandingan sisa Super League 2025-2026.
"Pada saat yang sama, kami akan terus mengamati, mengevaluasi, dan menilai kualitas yang dibutuhkan untuk proses restrukturisasi dan pengembangan klub ke depan," ujar Mihail.
"Terlepas dari segala hal yang telah terjadi, saya tetap berkomitmen untuk bertindak secara profesional, menjaga integritas pekerjaan saya."
Baca Juga: Hampir Rugi Ratusan Juta akibat Perlengkapan Dicuri, Mental Tim Inggris Tak Terganggu
Pelatih PSBS Biak Marian Mihail bicara tentang situasi klub saat ini dan tidak setuju mogok bermain (PSBS Biak)
"Serta menunjukkan rasa hormat kepada para suporter, klub, dan seluruh komunitas sepak bola di Indonesia," tutupnya.