0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Bosnia-Herzegovina Timnas Swiss

    Swiss Tertekan, Bosnia-Herzegovina Siap Buat Kejutan - Times Indonesia

    4 min read

     

    Swiss Tertekan, Bosnia-Herzegovina Siap Buat Kejutan

    A-AA+

    JAKARTA – Timnas Swiss menghadapi tekanan besar saat berjumpa Bosnia-Herzegovina pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Jumat (19/6/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Setelah gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka, skuad asuhan Murat Yakin kini membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.

    Swiss yang menempati peringkat ke-19 dunia sebenarnya difavoritkan menjadi salah satu tim yang melaju dari fase grup. Namun, langkah mereka tersendat setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Qatar. Gol penyeimbang Qatar bahkan tercipta pada menit keempat masa injury time babak kedua.

    Hasil tersebut membuat Swiss kehilangan dua poin berharga dan kini tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan pada dua laga tersisa.

    "Saya tetap optimistis. Saya percaya kepada para pemain. Kami memiliki tim yang berpengalaman dan mereka tahu bagaimana menghadapi tekanan," kata Yakin.

    Menurutnya, performa tim secara keseluruhan sebenarnya cukup menjanjikan. Swiss mendominasi penguasaan bola hingga 68 persen, mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran, dan menghasilkan peluang dengan nilai expected goals mencapai 3,20. Namun dominasi tersebut gagal dikonversi menjadi kemenangan.

    "Kami bermain cukup baik jika melihat statistik, tetapi itu tidak memberi apa-apa karena kami kehilangan dua poin," ujarnya.

    Isu di Ruang Ganti

    Menjelang laga krusial melawan Bosnia-Herzegovina, Swiss juga diterpa kabar kurang sedap dari ruang ganti tim. Sejumlah media Swiss melaporkan adanya ketidakpuasan beberapa pemain terhadap kapten tim, Granit Xhaka, yang secara terbuka mengkritik performa rekan-rekannya usai laga melawan Qatar.

    Gelandang Swiss, Remo Freuler, tidak membenarkan maupun membantah laporan tersebut. Namun ia menilai sikap kritis Xhaka merupakan sesuatu yang wajar dalam sepak bola profesional.

    "Granit adalah sosok yang sangat terbuka dalam menyampaikan pendapatnya. Kritik itu penting. Jika terlalu sensitif, mungkin sepak bola bukan tempat yang tepat," ujar Freuler.

    Situasi tersebut membuat laga melawan Bosnia-Herzegovina semakin penting bagi Swiss, bukan hanya untuk menjaga peluang lolos, tetapi juga untuk meredam berbagai spekulasi yang berkembang di sekitar tim.

    Bosnia Ingin Lanjutkan Kejutan

    Di sisi lain, Bosnia-Herzegovina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menahan imbang tuan rumah bersama, Kanada, pada pertandingan pertama.

    Hasil tersebut melanjutkan tren positif tim berjuluk Dragons yang sebelumnya membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Wales dan Italia pada babak kualifikasi untuk mengamankan tiket menuju Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka.

    Pelatih Bosnia-Herzegovina, Sergej Barbarez, mengaku menghormati kualitas Swiss, tetapi yakin timnya mampu kembali memberikan perlawanan sengit.

    "Kami sangat menghormati Swiss, tetapi kami sudah menunjukkan bahwa kami mampu mengalahkan lawan-lawan kuat. Saya berharap kami bisa mempertahankan performa tersebut," kata Barbarez.

    Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin. Swiss mengincar kemenangan pertama untuk menjaga ambisi melangkah jauh di turnamen, sementara Bosnia-Herzegovina berpeluang semakin dekat ke babak 32 besar jika mampu kembali mencuri poin dari salah satu unggulan grup.

    Bagi Swiss, laga ini juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa hasil mengecewakan melawan Qatar hanyalah sebuah kecelakaan. Sebab jika kembali gagal menang, peluang mereka untuk lolos bisa semakin rumit, terlebih pada laga terakhir mereka harus menghadapi Kanada di Vancouver.

    Dengan tekanan yang berada di pihak Swiss dan kepercayaan diri yang sedang tinggi di kubu Bosnia-Herzegovina, duel di SoFi Stadium berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada fase grup Piala Dunia 2026. (*)

    Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
    Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
    Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

    Komentar
    Additional JS