Skill Veda Menarik Perhatian MotoGP, Momentum Bersejarah di Moto3 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Skill Veda Menarik Perhatian MotoGP, Momentum Bersejarah di Moto3 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:40 WIB
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapat sorotan khusus oleh MotoGP setelah mengukir sejarah pada Moto3 2026. (HONDA TEAM ASIA)
BOLASPORT.COM - Nama Veda Ega Pratama mendapat sorotan khusus dalam ulasan biografi laman resmi MotoGP setelah sejarah manis yang ia ciptakan di Moto3 2026.
Veda Ega Pratama mencuri perhatian khusus di arena paddock Moto3 setelah performa yang cukup konsisten di musim ini.
"Siapa Veda Ega Pratama? Remaja Indonesia yang Mengukir Sejarah di Moto3", begitulah tajuk dalam blog artikel laman resmi MotoGP yang dirilis pada 11 Juni 2026.
Veda menjadi sorotan khusus setelah performanya yang sudah memancing pergunjingan arena balap di kelas Moto3.
Berusia masih 17 tahun, Veda dinilai telah memberikan dampak besar musim ini, menjadi orang Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix, yaitu di posisi ketiga pada Grand Prix Brasil
Prestasinya bertambah dengan capaian hadiah podium ketiga untuk kedua kalinya di Moto3 Prancis, setelah rivalnya Adrian Fernandez didiskualifikasi.
"Bakat yang ia tunjukkan hari itu telah menjadikan Pratama salah satu tokoh paling berpengaruh secara budaya dalam olahraga Indonesia," demikian ulasan MotoGP.
Perjalanannya dari sebuah kota kecil di Yogyakarta, melalui Asia Talent Cup, hingga podium Kejuaraan Dunia Moto3 di usia remaja, telah menjadikannya bintang yang sedang naik daun di tingkat nasional dan panggung Grand Prix dunia.
Veda memiliki tekad yang besar dan kuat.
"Saya ingin menjadi pembalap MotoGP Indonesia pertama dan menjadi Juara Dunia," kata pembalap yang memperkuat Honda Team Asia.
Mengutip dari laman resmi MotoGP, pada akhir tahun 2025, Veda naik ke panggung di FIM MotoGP Awards di Valencia sebagai pengakuan atas hasil runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup,
ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang pernah hadir dan menerima penghargaan di acara tersebut.
Serba pertama juga dialami Veda soal sponsor individualnya.
Ia menjadi atlet resmi Red Bull sejak awal 2026.
Veda adalah pembalap Indonesia pertama dan satu-satunya pembalap Grand Prix Asia yang memiliki kontrak penuh dengan Red Bull pada tahun 2026.
Semua prestasi dan pencapaian awalnya ini pun sudah tercium di arena paddock.
Carlo Merlini, Direktur Pemasaran Gresini Racing, menyebut Pratama sebagai "talenta Asia terkuat saat ini".
Adapun adik Marc Marquez, Alex Marquez, spontan menyebutkan bakat pembalap muda Indonesia itu kepada media.
Sejumlah skill Veda yang disorot ada beberapa aspek, bahkan MotoGP mengulasnya menjadi empat butir.
"Dia secara konsisten menunjukkan stabilitas luar biasa saat pengereman mendadak , sebuah karakteristik yang dikembangkan selama masa Asia Talent Cup-nya," demikian ulasan MotoGP.
"Veda memiliki insting menyalip yang agresif, dibuktikan dengan upayanya meraih podium di lap terakhir di Brasil."
"Adaptasi sirkuit yang cepat, dia belum pernah balapan di Buriram dalam konteks Kejuaraan Dunia (Moto3) namun langsung berada di antara para pembalap terdepan di Thailand."
"Ketahanan mental , sempat turun ke posisi ke-10 di Brasil di tengah balapan, namun tetap berhasil finis di podium."
Aksi Veda Ega Pratama semakin dinantikan di balapan kandang, Moto3 Indonesia 2026 di Sirkuir Mandalika pada akhir tahun ini yang berpotensi menjadi momen emosional dan manis bagi pembalap yang mengidolakan Casey Stoner ini.