Shin Tae-yong Tolak Bermain Bertahan di Persija, Tidak Mau Disamakan Saat di Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Shin Tae-yong Tolak Bermain Bertahan di Persija, Tidak Mau Disamakan Saat di Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 8 Juni 2026 | 18:15 WIB
BOLASPORT.COM - Salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul setelah Shin Tae-yong resmi menangani Persija Jakarta adalah soal gaya bermain yang akan diterapkannya di Macan Kemayoran.
Selama lima tahun menangani Timnas Indonesia, pelatih asal Korea Selatan itu kerap identik dengan pendekatan pragmatis.
Tim Garuda beberapa kali tampil dengan blok pertahanan rapat sebelum melancarkan serangan balik cepat ketika menghadapi lawan-lawan kuat di level Asia.
Namun, Shin Tae-yong menegaskan cara bermain tersebut bukanlah filosofi sepak bola yang sebenarnya ia inginkan.
Shin Tae-yong menjelaskan identitas sepak bola yang selama ini ingin dibangunnya justru berorientasi menyerang dan agresif.
"Sebenarnya gaya yang diinginkan saya adalah sepak bola menyerang, bukan bertahan," ujar Shin Tae-yong kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Penjelasan tersebut sekaligus menjawab anggapan bahwa Shin Tae-yong merupakan pelatih yang lebih nyaman mengandalkan pertahanan dan serangan balik.
Baca Juga: Daftar Kandang 18 Klub Super League 2026/2027 - Persija dan Dewa United Punya 2 Stadion, Persib?
Menurutnya, pendekatan yang diterapkan bersama Timnas Indonesia selama ini lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas lawan yang dihadapi.
Saat memimpin skuad Garuda, Timnas Indonesia sering berhadapan dengan negara-negara yang memiliki peringkat FIFA, kualitas individu, dan pengalaman internasional yang lebih baik.
Dalam situasi seperti itu, Shin Tae-yong memilih pendekatan yang dianggap paling realistis untuk meraih hasil maksimal.
"Memang saat di Timnas Indonesia karena lawan-lawannya lebih kuat dan lebih baik daripada Timnas Indonesia."
"Jadi kami sering bertahan terlebih dahulu lalu melakukan serangan balik," jelasnya.
Menurut Shin Tae-yong, kini situasinya berbeda.
Di level klub, Shin Tae-yong melihat peluang yang lebih besar untuk membangun tim sesuai dengan filosofi aslinya.
Baca Juga: Kata Pelatih dan Kapten Mozambik Jelang Lawan Timnas Indonesia
Persija dinilai memiliki potensi untuk memainkan sepak bola yang lebih dominan, cepat, dan agresif dibandingkan yang selama ini terlihat di Timnas Indonesia.
Meski demikian, ia menyadari ambisi tersebut tidak bisa diwujudkan hanya melalui perubahan strategi di atas lapangan.
Komposisi skuad juga menjadi faktor penting.
Karena itu, Shin Tae-yong mengungkapkan perlunya diskusi lanjutan dengan Presiden Persija Mohamad Prapanca dan jajaran manajemen terkait kebutuhan pemain.
Termasuk perekrutan pemain asing yang sesuai dengan gaya bermain yang ingin diterapkannya.
"Di liga tentu kami perlu berdiskusi lebih lanjut dengan Pak Panca dan pihak Persija, termasuk soal pemain asing."
"Setelah itu kami bisa memainkan sepak bola yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih agresif dalam menyerang," kata Shin Tae-yong.