0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Asia Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Indonesia Timnas Qatar

    Qatar Cetak Sejarah di Piala Dunia, Jadi Alarm Bahaya Timnas Indonesia - Kompas

    5 min read

     

    Qatar Cetak Sejarah di Piala Dunia, Jadi Alarm Bahaya Timnas Indonesia

    03:14

    KOMPAS.com - Timnas Qatar berhasil menciptakan sejarah di Piala Dunia 2026 dengan kali pertama meraih poin setelah debut mereka pada 2022 lalu sebagai tuan rumah.

    Kejutan tersebut terjadi pada laga pertama Grup A yang mempertemukan Timnas Qatar vs Swiss yang berakhir dengan skor 1-1.

    Pertandingan Timnas Qatar vs Swiss berlangsung di Stadion Levi's, Santa Clara, California, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.

    Swiss lebih dulu memimpin pertandingan setelah Breel Embolo sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-17.

    Baca juga: Hasil Qatar Vs Swiss 1-1: Drama, Poin Bersejarah Wakil Asia

    Qatar yang terus berjuang hingga akhir laga akhirnya mampu menghindari kekalahan. Boualem Khoukhi muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang lewat sundulan pada menit ke-94.

    Tambahan satu poin ini menjadi modal berharga bagi Qatar untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.

    Meski demikian, ujian yang lebih berat sudah menanti. Qatar dijadwalkan menghadapi tuan rumah Kanada (19 Juni) sebelum bertemu Bosnia dan Herzegovina (25 Juni).

    Baca juga: Klasemen Grup B Piala Dunia 2026: Qatar Raih Poin Pertama

    Qatar Cetak Sejarah

    Qatar menunjukkan perkembangan dibanding penampilan mengecewakan mereka saat menjadi tuan rumah pada edisi sebelumnya.

    Ketika itu, tim asuhan Felix Sanchez Bas menjadi tim pertama yang kalah di laga pembuka, tersingkir hanya dalam dua pertandingan, serta menelan kekalahan di seluruh laga fase grup.

    Mereka juga hanya mencetak satu gol dan kebobolan tujuh kali, menjadikannya salah satu penampilan terburuk dalam sejarah turnamen.

    Baca juga: Man of the Match Qatar Vs Swiss: Tangan Sakti Mahmoud Abunada

    Melihat dominasi Swiss sepanjang pertandingan, banyak yang mengira Qatar akan kembali mengalami nasib serupa.

    Namun sepak bola kerap menghadirkan kejutan. Gol di detik-detik akhir membuktikan bahwa hasil pertandingan tidak selalu ditentukan oleh jalannya laga.

    Tambahan satu poin ini pun menjadi momen bersejarah bagi Qatar karena untuk pertama kalinya mereka berhasil meraih poin di Piala Dunia.

    Baca juga: Kata Julen Lopetegui Usai Antar Qatar Petik Poin Bersejarah di Piala Dunia 2026

    Timnas Indonesia berpose jelang laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga Timnas Indonesia vs Mozambik berlangsung pada Selasa (9/6/2026).

    Lihat Foto

    Timnas Indonesia berpose jelang laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga Timnas Indonesia vs Mozambik berlangsung pada Selasa (9/6/2026).(KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra)

    Ancaman untuk Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia akan menjadi calon lawan Qatar di Piala Asia 2027 pada Januari mendatang.

    Kedua tim sama-sama berada di Grup F bersama raksasa Asia, Jepang dan jagoan Asia Tenggara, Thailand. 

    Keberhasilan Qatar mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 membuat Garuda tidak bisa menganggap remeh Al Annabi.

    Baca juga: Julen Lopetegui Sebut Qatar Beruntung Usai Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

    Bukan tidak mungkin, Qatar juga akan melangkah jauh di Piala Dunia 2026 jika mampu konsisten meraih hasil positif.

    Selain itu, Qatar juga akan datang ke Piala Asia 2027 dengan memegang status juara bertahan usai meraih gelar juara pada edisi sebelumnya.

    Menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi John Herdman untuk bisa membawa Timnas Indonesia setidaknya melampaui pencapaian sebelumnya dengan menembus babak 16 besar.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS