Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lionel Messi Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Piala Dunia 2026 - Psikolog Ungkap Skill Tersembunyi Lionel Messi yang Jarang Dimiliki Pemain Lain - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Senin, 22 Juni 2026 | 21:30 WIB

    Selebrasi kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, usai mencetak gol ke gawang Aljazair dalam pertandingan pertama fase grup Piala Dunia 2026. (ROBERTO SCHMIDT/AFP)

    SUPERBALL.ID - Psikolog olahraga menjelaskan keterampilan mental tersembunyi yang membentuk Lionel Messi menjadi salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah.

    Lionel Messi kembali menjadi sorotan ketika Timnas Argentina menghadapi Timnas Aljazair dalam laga Grup J Piala Dunia 2026.

    Penampilan di laga tersebut membuat Messi menjadi orang pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia.

    Ia meninggalkan lapangan dengan lebih banyak rekor di tangan setelah mencetak hat-trick dalam kemenangan 3-0 timnya.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Comeback Luar Biasa Melawan Selandia Baru, Mesir Pimpin Puncak Klasemen

    Sang megabintang kini memegang rekor gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia bersama Miroslav Klose dengan 16 gol.

    Setelah mencetak hat-trick Piala Dunia pertamanya, Messi juga menjadi pria tertua dalam sejarah turnamen yang mencetak hat-trick.

    Kemenangan melawan Aljazair juga menandai kemenangan ke-16 Messi di Piala Dunia, sekali lagi menyamai pencapaian Klose.

    Satu kemenangan lagi membuat Messi akan menjadi pemain dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

    Statistik ini mencerminkan pengaruh absolut pemain berusia 39 tahun itu terhadap gaya bermain dan kesuksesan Argentina.

    Baru-baru ini, seorang psikolog olahraga mencoba menjelaskan kemampuan yang membuat Messi berbeda dari pemain lain.

    Sosok tersebut adalah Dr. Eric Zillmer, yang merupakan seorang ahli neuropsikologi di Universitas Drexel di Philadelphia, Amerika Serikat.

    Ia tumbuh besar bermain sepak bola di Jerman dan sekarang memimpin Laboratorium Solusi Kepemimpinan Olahraga Global di universitas tersebut.

    Dalam analisis terbaru yang diterbitkan selama Piala Dunia, ia menguraikan serangkaian prinsip psikologis yang menurutnya membentuk pemain.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Drama Empat Gol Terjadi, Tanjung Verde Tahan Imbang Uruguay

    Analisis tersebut dilakukan berdasarkan ilmu olahraga yang ada dan pengamatannya sendiri tentang bagaimana pemain beroperasi di lapangan.

    Dalam kasus Messi, Dr. Zillmer dan para ilmuwan melacak ke mana Lionel Messi melihat selama pertandingan.

    Hasilnya, mereka menemukan sesuatu yang bertentangan dengan semua yang telah dikatakan para pelatih selama beberapa dekade.

    Dilansir SuperBall.id dari Gulf News, mata Messi sering kali tidak tertuju pada bola karena ia sedang memindai seluruh lapangan.

    Para psikolog menyebutnya pengembaraan pikiran yang terkontrol dan penelitian pencitraan otak menunjukkan bahwa pada saat-saat itu otak tidak beristirahat.

    Otak sedang memproses gambaran yang lebih luas mencakup di mana rekan satu tim berada, di mana celahnya, apa yang akan terjadi selanjutnya.

    Messi mengamati seluruh lapangan seperti sebuah peta dan begitu peluang muncul, ia langsung fokus sepenuhnya dan bertindak.

    Peralihan dari kesadaran yang luas ke konsentrasi yang sangat tajam terjadi hampir seketika dan kebanyakan orang tidak bisa melakukannya.

    Messi melakukannya terus-menerus dan itu adalah alasan utama mengapa ia masih membaca permainan lebih baik daripada hampir siapa pun.

    Komentar
    Additional JS