Img: kaltara.antaranews.com

Pemerintah menyiapkan langkah baru untuk membangun prestasi olahraga nasional dari hulu ke hilir. Salah satu fokus utamanya adalah Akademi Olahraga yang akan menjadi pusat pembinaan terpadu bagi talenta muda dari berbagai cabang olahraga.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengatakan strategi itu tidak hanya menyasar sepak bola, tetapi juga olahraga nasional lainnya. Pemerintah juga menyiapkan anggaran jangka panjang atau multiyears untuk memastikan program pembinaan berjalan berkelanjutan.

Pembinaan dari usia dini

Akademi Olahraga dirancang untuk memperkuat proses pencarian, pembinaan, dan pengembangan bakat atlet sejak usia dini. Pemerintah menilai langkah itu penting agar lahir generasi atlet yang mampu meraih prestasi tinggi di masa depan.

Dengan pola pembinaan yang lebih terstruktur, talenta muda diharapkan mendapat jalur pengembangan yang jelas. Pemerintah ingin ekosistem olahraga nasional tidak hanya bergantung pada hasil kompetisi jangka pendek.

Selain akademi, pemerintah juga menyiapkan program pemusatan latihan nasional atau pelatnas jangka panjang. Untuk mendukung operasionalnya, skema pendanaan tahun jamak akan disiapkan agar program tidak terputus di tengah jalan.

Perhatian untuk atlet disabilitas

Komitmen pembinaan ini juga mencakup atlet disabilitas. Pemerintah berjanji memperkuat ekosistem olahraga bagi difabel, termasuk melalui pembekalan kompetensi setelah masa kompetisi berakhir.

Qodari mengatakan pemerintah akan memperkuat program pembinaan mereka melalui pemberian sertifikasi kepelatihan. Sertifikasi itu diharapkan membuka peluang bagi atlet disabilitas untuk tetap berkontribusi di dunia olahraga setelah pensiun.

Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, para atlet disabilitas dapat melanjutkan kiprah sebagai pelatih. Peran itu dinilai penting untuk membina generasi atlet berikutnya.

Sinergi kelembagaan dan target jangka panjang

Langkah tersebut disebut melengkapi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pentingnya sinergi kelembagaan dalam membangun prestasi olahraga. Pemerintah menempatkan pembangunan olahraga sebagai proses jangka panjang, bukan hanya soal kemenangan sesaat.

Qodari menegaskan bahwa prestasi tidak cukup dibangun untuk hari ini saja. Pemerintah ingin menyiapkan generasi juara untuk tahun-tahun mendatang melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga

CFMOTO 250 Dual 2026 Datang dengan Harga Menggoda, Motor Adventure Tak Harus Mahal

Otomotif

Pemerintah Siapkan Akademi Olahraga dan Dana Tahunan, Langkah Jangka Panjang Cetak Atlet Juara

Info

CMF Phone 3 Pro Batal Rilis, Korban Langsung Krisis Memori Akibat AI

Gadget

Thrustmaster Rilis Setir Ferrari 499P 1:1, Edisi Terbatas yang Bikin Kolektor Waswas

Teknologi

iPhone Lipat Makin Nyata, Samsung Mulai Produksi Layar OLED dengan Material Generasi Baru

Gadget

40 Peserta Lolos Audisi Tahap 2 GBN Jateng 2026, Nama dan Jadwal Seleksi Berikutnya Terungkap

Lokal

Source: kaltara.antaranews.com

Terkait