Moto3 Belanda 2026 - Veda Gagal Lolos Langsung ke Q2, Bos Honda Team Asia Tunjuk ke Motornya - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:21 WIB
BOLASPORT.COM - Kecelakaan saat sesi latihan harus dibayar mahal pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, pada Moto3 Belanda 2026. Kebangkitan menjadi misi saat dia harus berjuang dari kualifikasi 1 (Q1).
Veda Ega Pratama tak dapat mengunci tiket kualifikasi 1 lebih cepat pada hari pertama Moto3 Belanda di Sirkuit Assen, Belanda, Jumat (27/6/2026).
Batas posisi 14 besar dalam sesi latihan sebagai syarat tak dapat dicapai tatkala Veda berakhir di posisi ke-23 dalam sesi siang hari ini.
Kecelakaan pada awal sesi menjadi penyebabnya.
Berbeda dengan kakak-kakaknya di MotoGP yang punya motor cadangan, para pembalap Moto3 (dan juga Moto2) hanya dibekali 1 kuda besi untuk balapan.
Alhasil, kecelakaan saat sesi latihan bebas dan kualifikasi sangat besar dampaknya.
Kesialan lebih besar dialami Veda karena motor Honda NSF250RW yang ditungganginya rusak cukup parah sehingga butuh waktu lama untuk perbaikan.
"Veda mengalami kecelakaan besar di bagian cepat lintasan pada awal sesi latihan," ucap Hiroshi Aoyama selaku manajer Honda Team Asia melalui rilis resmi tim.
"Itu membuat dia kehilangan hampir seluruh sesi."
"Kami memperbaiki motornya dan dia bisa kembali ke trek, tetapi motornya tidak bekerja sama persis seperti sebelumnya."
"Jadi, dia tidak bisa meningkatkan catatan waktunya."
Catatan waktu Veda saat practice bahkan lebih pelan dari ketika latihan bebas pertama (FP1).
Jika saat FP1 menyentuh waktu lap 1 menit 41,970 detik, The Rocket Boy baru mencapai 1 menit 42,768 detik saat sesi habis.
Padahal Veda berharap banyak untuk tampil kuat di latihan alias practice.
Dia telah mendapatkan informasi bagus dari hasil coba-coba setup motor selama simulasi lomba pada FP1 Moto3 Belanda kali ini.
Ketika konsistensi sudah dikantongi, kecepatan satu lap menjadi target Veda berikutnya untuk posisi start sebaik mungkin.
Seperti diketahui, Veda harus merebut empat posisi teratas di Q1 untuk melaju ke Q2 yang bakal menentukan 6 baris start terdepan.
"Ini bukan awal yang baik untuk akhir pekan," sesal pembalap berusia 17 tahun itu.
"Pada pagi hari (FP1) kami mencoba beberapa hal dengan motornya dan mengumpulkan informasi yang bagus, jadi kami mengubah beberapa hal untuk sesi sore."
"Sayangnya, pada awal sesi latihan saya terjatuh dan kehilangan banyak waktu. Untungnya saya baik-baik saja dan bisa kembali tampil tetapi saya tidak dapat meningkatkan putarannya."
"Ini bukan awalan yang kami inginkan, tetapi kami akan menganalisis semuanya dengan tim dan mencoba lagi besok. Saya akan melakukan yang terbaik selama kualifikasi.",