Mehdi Taremi Bongkar Nasib Miris Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Akui seperti Bencana - Semua Halaman - Bolasport
Mehdi Taremi Bongkar Nasib Miris Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Akui seperti Bencana - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:40 WIB
BOLASPORT.COM - Kapten Timnas Iran, Mehdi Taremi, tak mampu membendung rasa frustrasi terkait perlakuan yang diterima timnya di Piala Dunia 2026. Dengan nada getir, ia bahkan menyebut kondisi Skuad Melli saat ini seperti sebuah bencana.
Timnas Iran berhasil menahan imbang Selandia Baru 2-2 dalam laga perdana Grup G Piala Dunia 2026, di Stadion SoFi, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) pagi WIB.
Meskipun Iran berhasil meraih angka, Piala Dunia kali ini bukan sekadar pertarungan taktik di atas lapangan.
Menurut Mehdi Taremi, ini seperti sebuah perjuangan untuk mempertahankan martabat di tengah keterbatasan yang tidak masuk akal.
Mantan pemain Inter Milan tersebut tak bisa memungkiri bahwa sejak Piala Dunia 2026 dimulai, kondisi Iran tak seperti tim peserta lain.
Namun, banyak tantangan yang tak biasa harus dihadapi dan dilewati oleh Team Melli.
Taremi membongkar betapa sulitnya posisi Iran saat ini karena mereka harus berlaga tanpa kehadiran staf kepelatihan yang lengkap.
Ia mengaku kesulitan tanpa dukungan manajemen, bahkan tanpa kehadiran Presiden Federasi Sepak Bola mereka sendiri.
Tembok birokrasi menyebabkan banyaknya delegasi Iran yang tidak mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat sebagai buntut terjadinya perang antara pemerintah kedua negara.
Bahkan setelah menjalani laga perdana melawan Selandia Baru, Timnas Iran diharuskan langsung kembali ke Meksiko. Mereka tak bisa menetap lama di Amerika Serikat.
Setelah pertandingan melawan Selandia Baru, Mehdi Taremi bicara blak-blakan soal situasi di skuad Iran.
Pemain berusia 33 tahun tersebut bahkan secara tegas mengakui bahwa Piala Dunia 2026 seperti bencana buat Iran.
Saat semua negara ingin tampil di panggung bergengsi, Piala Dunia kali ini terasa berbeda buat Taremi.
Pasalnya, mereka harus berjuang di tengah keterbatasan dan situasi yang tidak nyaman itu.
“Kami tidak didampingi presiden (federasi) kami, dan tidak ada staf di sini, padahal itu sebenarnya sangat penting bagi kami,” ujar Mehdi Taremi, sebagaimana dikutip BolaSport.com dari SkySport, Selasa (16/6/2026).
“Manajer kami, misalnya, datang ke sini sambil menjalankan tugas sebagai juru bicara, dan kalian tahu semuanya seperti bencana bagi kami,” tegasnya.
Bahkan pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menyebut mereka menjadi tim yang paling tertindas di Piala Dunia 2026.
Kabar tentang kondisi tertindas yang dialami Team Melli membuat Presiden FIFA Gianni Infantino pun memutuskan turun langsung ke ruang ganti Iran.
Ia memberikan pelukan moral. Dalam video yang beredar menurut laporan SkySport, Infantino tampak berdiri di tengah para pemain Iran yang terlihat lesu.
Ia berusaha membangkitkan semangat para pemain Singa Persia bahwa mereka tengah disaksikan seluruh dunia dengan tampil di Piala Dunia 2026.
“Kalian lebih kuat dari segalanya,” kata Infantino kepada Taremi dkk.
“Ini baru permulaan. Kalian sedang menulis sejarah, dan seluruh dunia sedang menyaksikan kalian,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Infantino dikabarkan juga memberikan janji kepada para pemain bahwa ia akan mengintervensi masalah visa.
Ia berkomitmen untuk mengupayakan agar sisa delegasi Iran bisa segera menyusul ke Amerika Serikat guna menghadiri sisa pertandingan grup mereka.
Iran setelah ini dijadwalkan menghadapi laga kedua Grup G melawan Belgia pada Senin (22/6/2026).