Kursi Kosong Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, FIFA Dikritik Soal Tiket - Kontan
Kursi Kosong Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, FIFA Dikritik Soal Tiket
Kontras dengan pertandingan pembuka antara tuan rumah bersama Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca yang dihadiri lebih dari 80.000 penonton, pemandangan kursi kosong di Guadalajara—kota yang dikenal memiliki budaya sepak bola yang kuat—memperkuat kritik terhadap strategi komersial FIFA.
Sejumlah suporter yang hadir di stadion menilai harga tiket menjadi penyebab utama masih adanya kursi kosong. Mereka juga mengkritik model penetapan harga yang diterapkan FIFA.
Reuters menyebut telah menghubungi FIFA untuk meminta tanggapan terkait kritik tersebut.
Baca Juga: Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Didukung Lonjakan Valuasi SpaceX
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino pada Rabu (10/6/2026) membela kebijakan harga tiket organisasinya setelah muncul kritik dari para pendukung yang menilai biaya untuk menyaksikan pertandingan secara langsung sudah terlalu mahal.
Menurut Infantino, "harga tiket berada pada tingkat yang sebanding dengan ajang olahraga besar lainnya."
FIFA sendiri mengungkapkan telah menjual lebih dari 6 juta tiket untuk turnamen ini. Organisasi tersebut juga sebelumnya menyoroti tingginya minat dari berbagai negara di kawasan Amerika.
Infantino bahkan menyatakan bahwa permintaan tiket "melampaui ekspektasi hingga 10 kali lipat atau lebih."
Meski demikian, kelompok suporter Football Supporters Europe (FSE) menilai harga tiket yang dinilai "sangat mencekik" berpotensi membuat penggemar sepak bola biasa tidak mampu menghadiri pertandingan secara langsung.
Menurut FSE, harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga lima kali lipat dibandingkan dengan Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar.
Dalam pertandingan Grup A tersebut, Korea Selatan berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.


