Keputusan Krusial di Semifinal dan Final Terbukti, Kesan Pertama Reidel Toiran setelah Bawa Indonesia Juara - Semua Halaman - Bolasport
Keputusan Krusial di Semifinal dan Final Terbukti, Kesan Pertama Reidel Toiran setelah Bawa Indonesia Juara - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 29 Juni 2026 | 17:45 WIB
BOLASPORT.COM - Pelatih Reidel Toiran memiliki dua keputusan krusial dalam mengantarkan timnas voli Indonesia menjuarai AVC Cup 2026.
Dua keputusan yang berdampak besar terjadi pada pertandingan babak semifinal melawan India dan laga puncak menghadapi Korea Selatan.
Keputusan terbukti berhasil untuk meloloskan Indonesia ke final dan akhirnya menjadi juara.
Di semifinal, Reidel Toiran menurunkan pemain yang sepanjang turnamen jarang dimainkan yakni Doni Haryono.
Doni dipercaya dalam menggantikan Farhan Halim untuk tampil pada set kelima.
Tadinya andalan Merah Putih, pemain yang sempat mencicipi Liga Jepang dan Liga Thailand itu mengidap riwayat cedera bahu.
Namun, Doni mampu menunjukkan penampilan terbaik dan memberikan kontribusi dengan 2 attack point dan 1 block point.
Baca Juga: Mentereng sebagai Pemain dan Pelatih, Reidel Toiran Pimpin Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games!
Indonesia akhirnya menang dengan skor 3-2 (15-25, 26-24, 25-20, 19-25, 15-13).
Adapun pada final, Toiran kembali melakukan pergantian dengan menurunkan Rama Fazza Fauzan sejak awal dengan menggantikan Fauzan Nibras.
Keputusan pria berusia 41 tahun itu kembali berjalan setelah Rama menjadi pemain kedua yang mencetak poin terbanyak setelah Boy Arnez Arabi.
Rama menyumbang 15 poin, sementara Boy Arnez 17 poin pada laga final. Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Korea dengan skor 3-0 (34-32, 25-16, 25-20).
Nibras lebih dulu menunjukkan sinarnya.
Kebalikan di final, opposite berusia 18 tahun itu menjadi pembeda saat ditunjuk menggantikan Rama saat Indonesia mengalahkan Qatar di fase grup.
Putra Bagus Hidayat menjadi remaja lainnya yang sukses menjawab kepercayaan setelah menjadi alternatif bagi Raden Ahmad Gumilar di posisi middle blocker.
Toiran mengungkapkan apresiasi kepada anak didiknya atas kesuksesan bersama yang diraih di AVC Cup 2026.
"Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemain. Semua menjalankan tanggung jawabnya dengan sangat baik," kata Toiran dalam rilis PBVSI.
"Kalau ada pemain yang kondisinya kurang fit, kami mencoba melakukan pergantian."
"Baik pemain muda maupun senior sama-sama memberikan kontribusi sehingga akhirnya kami bisa menjadi juara Asia."
"Ke depan, saya berharap persiapan Timnas Indonesia bisa lebih panjang agar hasilnya bisa lebih maksimal lagi," ujar pelatih kelahiran 31 Oktober 1984 itu.
Torehan tersebut juga memperpanjang masa bakti Toiran dalam memimpin timnas voli putra pada SEA V League 2026 dan Asian Games 2026.
Boy Arnez Arabi, pemain yang menyabet gelar pemain terbaik dan outside hitter terbaik itu juga memberikan apresiasi kepada juru taktik asal Kuba itu.
“Apresiasi kepada pelatih Reidel Alfonso Toiran yang sangat tenang sepanjang turnamen," kata Boy.
"Di bawah arahannya kami bisa mengeluarkan kemampuan terbaik tanpa merasa tertekan."
"Tidak ada tekanan yang berlebihan, sehingga kami bisa bermain lebih lepas," ujar pemain yang juga menyabet pemain terbaik pada Proliga 2026 itu.