Kata Koeman Usai Belanda Tersingkir oleh Maroko di Piala Dunia 2026- Kompas
KOMPAS.com - Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman tak mau banyak bicara soal kelanjutan nasibnya usai anak asuhnya takluk dari Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Timnas Belanda gugur di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai ditekuk oleh Maroko lewat drama adu penalti 2-3 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal pada Selasa (30/6/2026).
Pertandingan yang digelar di Estadio Monterrey ini, Belanda unggul lebih dulu melalui Cody Gakpo pada menit ke-72 sebelum Maroko menyamakan kedudukan lewat Issa Diop (90+1).
Baca juga: Hasil Belanda Vs Maroko 1-1 (2-3 Adu Penalti): Singa Atlas ke 16 Besar!
Keputusan Koeman Usai Belanda Disingkirkan Maroko
Petaka untuk De Oranje terjadi di babak adu penalti, manakala tiga eksekutornya, yaitu Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville gagal melakukan tugasnya.
Prediksi Skor Belanda Vs Maroko Piala Dunia 2026, Duel Dua Tim Agresif
Sebaliknya, Maroko hanya dua kali gagal melalui Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi, sedangkan tiga penendang lainnya, Soufiane Rahimi, Chemsdine Talbi, dan Ismael Saibari sukses melaksanakan tugasnya.
Selepas Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026, pertanyaan tertuju pada sang juru taktik, Ronald Koeman apakah akan mundur atau bertahan.
Koeman mengaku sudah punya pemikiran soal langkah selanjutnya selepas Belanda angkat kaki dari Piala Dunia 2026, tetapi enggan membicarakannya saat ini.
"Saya memang punya pendapat mengenai hal itu, tetapi saya tidak akan menyampaikannya saat ini," ungkap Koeman dilansir dari De Telegraaf.
Baca juga: Jurrien Timber Gagal Perkuat Timnas Belanda pada Piala Dunia 2026
Menurut Koeman, penendang kedua Maroko membuat mentalitas timnya membaik menjadi motivasi berlebih untuk menyingkirkan Belanda.
“Penalti kedua mereka (dalam adu penalti, red.) sangat krusial dan secara psikologis membalikkan keadaan," ujar Koeman.
"Jika Anda juga harus menghadapi situasi seperti ini yang merugikan Anda, maka habislah sudah," imbuhnya.

Lihat Foto
Koeman Enggan Dikritik Soal Taktik
Lebih lanjut, eks pelatih Barcelona ini berkilah soal keputusannya menurunkan taktik yang berbeda dalam laga Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026.
Menurut Koeman, beberapa pihak mengkritik soal keputusannya menurunkan formasi lima bek yang membuat timnya terlalu banyak bertahan.
Baca juga: Memphis Depay di Ambang Sejarah Bersama Timnas Belanda
Namun, pelatih yang juga pernah menangani Ajax Amsterdam ini mengungkap bahwa keputusan taktiknya tersebut didasari keinginan untuk bermain rapat kala Belanda berhadapan dengan lawan-lawannya di Piala Dunia 2026.
"Tentu saja, ada hal-hal yang bisa diperbaiki. Kami sempat terlalu banyak mundur di momen-momen tertentu, tetapi kami juga bertahan dengan baik. Anda tidak boleh membiarkan lawan mendapat celah saat menghadapi tim sehebat itu," kata Koeman.
"Seluruh Belanda bilang kami seharusnya bermain dengan formasi lima bek. Kalau kami melakukannya, kami malah dikritik. Saya tidak peduli," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Aroma Dendam Brasil Vs Jepang, Belanda Lawan Maroko