Kapten Tanjung Verde Terseret Kasus Dugaan Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Selidiki Ryan Mendes -
Kapten Timnas Tanjung Verde Ryan Mendes terjerat skandal hukum di Piala Dunia 2026. (@fcfcomunica/X).
JawaPos.com - Kapten tim nasional Tanjung Verde Ryan Mendes tengah menjadi perbincangan di media sosial setelah dilaporkan terlibat dalam kasus dugaan pemerkosaan. Kasus itu saat ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian Selandia Baru. Informasi itu pertama kali diungkap oleh media Brasil, Globo.
Menurut laporan itu, Mendes yang saat ini berusia 36 tahun diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan asal Brasil yang bekerja sebagai penerjemah untuk tim nasional Tanjung Verde. Insiden itu disebut terjadi pada Maret 2026, ketika tim menjalani tur pertandingan persahabatan di Oseania.
Perempuan yang menjadi pelapor diketahui direkrut oleh Federasi Sepak Bola Selandia Baru untuk membantu komunikasi delegasi Tanjung Verde dalam laga melawan Chile dan Selandia Baru. Dalam kesaksiannya, korban mengaku bahwa pada malam 27 Maret, Mendes memasuki kamar hotel tempat korban menginap bersama rombongan tim lalu melakukan serangkaian tindakan kekerasan.
Korban menyatakan bahwa dirinya dicekik, dipukul, serta digigit saat mencoba melawan, sebelum akhirnya diperkosa. Korban juga mengklaim mengalami sejumlah luka fisik akibat kejadian itu. Sebagai bukti, korban yang saat ini menetap di Selandia Baru telah menyerahkan foto-foto luka yang dialaminya kepada Globo.
Selain itu, pada 10 Mei, korban bersama suaminya dikabarkan telah mengirimkan pemberitahuan hukum nonyudisial kepada Federasi Sepak Bola Tanjung Verde dan FIFA. Dokumen itu berisi kronologi kejadian, bukti pendukung, serta permintaan agar Mendes dicoret dari ajang Piala Dunia 2026.
Namun, hingga saat ini pihak pelapor mengaku belum menerima tanggapan resmi dari kedua institusi tersebut. Dalam percakapan WhatsApp yang juga diungkap Globo, seorang pejabat Federasi Tanjung Verde disebut menyatakan bahwa kasus itu merupakan masalah pribadi Ryan Mendes yang dianggap tidak berkaitan langsung dengan federasi.
Di tengah kontroversi itu, Mendes tetap tampil bersama timnya di Piala Dunia 2026. Dilansir dari L’Equipe, Mendes bahkan telah bermain dalam tiga pertandingan di Grup H dan membantu Tanjung Verde melaju ke babak 32 besar. Tim berjuluk si Hiu Biru itu dijadwalkan menghadapi Argentina pada 4 Juli setelah menutup laga Grup H dengan bermain imbang melawan Arab Saudi.
Ryan Mendes sendiri merupakan pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah tim nasional Tanjung Verde, yaitu dengan 99 penampilan dan 22 gol. Mendes juga pernah berkarier di klub Prancis seperti Le Havre dan Lille sebelum melanjutkan perjalanan profesionalnya di berbagai klub internasional.
Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada pernyataan resmi dari Timnas Tanjung Verde maupun dari pihak berwenang terkait perkembangan terbaru dan kemungkinan sanksi terhadap sang pemain.
Editor: Hendra