0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Indonesia Open Kevin Sanjaya Sukamuljo Nikolaus Joaquin Raymond Indra Spesial The Minions

    Indonesia Open 2026 - Kata Kevin Sanjaya soal Gaya Permainan Raymond/Joaquin yang Mirip Minions dan Rekor yang Belum Terpecahkan - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Indonesia Open 2026 - Kata Kevin Sanjaya soal Gaya Permainan Raymond/Joaquin yang Mirip Minions dan Rekor yang Belum Terpecahkan - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:24 WIB


    Kevin Sanjaya Sukamuljo bermain bersama salah satu atlet para-bulu tangkis dalam kunjungan dalam masa persiapan untuk Asian Para Games 2022 di Hartono Trade Center, Sukoharjo, Jawa Tengah, 20 September 2023. (NPC INDONESIA)

    BOLASPORT.COM - Mantan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya, hadir di sela-sela penyelenggaraan Indonesia Open 2026 untuk menghadiri temu penggemar.

    Kevin yang mengumumkan pensiun pada Mei 2024 itu juga turut menyaksikan pertandingan wakil Indonesia di Istora Senayan, Jakarta.

    "Agendanya pasti untuk mensupport pemain Indonesia. Tadi juga meet and greet dan banyak bertemu dengan teman-teman," kata Kevin kepada media, termasuk BolaSport.com.

    "Regenerasi cukup baik. Tinggal ditingkatkan lagi dan konsisten."

    Pria yang dijuluki Minions saat berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon itu sempat mengguncang persaingan elite ganda putra dunia. Meski begitu, dia belum ada keinginan untuk comeback berkompetisi.

    "Saat ini belum (ada rencana comeback), tetapi tidak ada yang tidak mungkin. Kita tidak boleh bilang tidak akan kan. Tapi untuk saat ini belum," ucap Kevin sambil tersenyum.

    Kevin memberikan penilaian soal performa ganda putra Indonesia, terutama Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang merupakan pemain masa depan ganda putra tuan rumah saat ini.

    "Pastinya mereka memiliki potensi untuk bisa naik ke atas dan mereka bisa membuktikan bisa juara di salah satu turnamen dan cukup sering masuk semifinal," tutur Jonatan.

    "Jadi, potensi itu ada tinggal bagaimana mereka kembangkan terus untuk bisa naik ke atas dan bisa juara."

    Pria berusia 30 tahun itu juga menjelaskan bagaimana komunikasi antara pemain senior dan junior di pelatnas Cipayung, Jakarta.

    "Kami kan sebenarnya latihan bersama. Jadi, kami sebagai senior juga menyambut kalau ingin bergabung kepada kami," ujar Kevin.

    "Sebenarnya kalua pemain putra tidak terlalu banyak berbicara ya. Tetapi, saya juga pernah menjad junior. Kita pasti lebih mencontoh senior-senior."

    "Bagaimana kehidupan sehari-harinya, saat latihan, setiap mau bertanding. Itu adalah contoh nyata yang bisa dilihat tanpa ada omongan."

    Kevin juga merespons Raymond/Joaquin yang permainannya dijuluki mirip dengan (Marcus/Kevin) sampai dijuluki "mini minions".

    Baca Juga: Hasil Indonesia Open 2026 - Jonatan Christie ke Final, Asa Tunggal Putra Menyala

    "Menurut saya, lebih baik jadi diri mereka sendiri. Jangan mengikuti orang lain karena setiap pemain punya karakter masing-masing, punya kelebihan masing-masing," ucap Kevin.

    Apakah permainan Raymond/Joaquin seperti Minions?

    "Saya tidak pernah lihat permainan saya sendiri ha-ha-ha. Jadi ya mereka punya tipikal permainan sendiri. Maksud saya, kelebihan mereka dari sisi keberaniannya mereka juga berani. Lalu fighting spirit-nya mereka cukup fighter," kata Kevin.

    "Senior tetap bisa harus bersaing karena tanpa senior cukup sulit juga untuk mengejar karena mereka butuh dengan adanya Fajar, Rian dan lain sebagainya."

    "Itu sebenarnya baik untuk regenerasi yang bagus bagi pemain di bawahnya untuk mencontoh mereka. Dan mereka bisa dibilang cukup sukses juga."Kalau melihat gelaran Indonesia Open tahun ini apa yang berbeda jika dibandingkan dengan zaman kamu masih bermain?

    Kevin juga  mengungkap perbedaan Indonesia Open saat dia masih menjadi atlet dengan Indonesia Open tahun ini.

    "Sebenarnya cukup mirip ya karena Waktu zaman saya bermain cukup ramai. Sekarang baru tahun ini balik lagi sangat ramai. Jadi, menurut saya agak mirip karena tahun-tahun lalu agak-agak berkurang (ramai) sepertinya," aku Kevin.

    "Soal apakah putri saya akan dirahkan sebagai pemain bulu tangkis, untuk jadi atlet profesional tidak."

    "Alasannya karena saya sudah melewati semua perjalanannya. Pastinya sangat tidak mudah dan juara itu dari jutaan orang hany ada 1. Jadi, risikonya terlalu lebih besar. Hobi boleh."

    Marcus/Kevin masih jadi wakil Indonesia terakhir yang menjadi juara Indonesia Open terakhir yajn pada 2021. Bagaimana Kevin menanggapinya?

    "Yang pasti, harapannya bisa juara lagi wakil dari Indonesia dan sekarang sudah masuk semifinal sehingga masih ada potensi juga bisa jadi juara," ucap Kevin.

    Baca Juga: Hasil Indonesia Open 2026 - Tahun Lalu Bukan Siapa-Siapa, Underdog yang Bikin Lin Dan Kepincut Raih Final Super 1000 Perdana

    Komentar
    Additional JS