Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Persib Bandung Robert Rene Alberts Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Klausul Kontrak yang Belum Rampung dengan Robert Rene Albert, jadi Alasan Persib Bandung Kembali Masuk Daft… - Fajar

    2 min read

     


    Robert Rene Albert. @LalajoPersib

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Nama tim juara bertahan Indonesia Super League (ISL), Persib Bandung kembali masuk dalam daftar FIFA Registration Band atau Banned FIFA.

    Diketahui, Persib Bandung kembali masuk dalam daftar tersebut pada Senin (10/8). Dan mereka tidak bisa mendaftarkan pemainnya mulai 10 Agustus.

    Dan Banned yang didapatkan Persib itu berlaku dalam tiga kalender transfer, yakni musim ini panas 2026/2026, jendela transfer 2026/2027, dan musim panas 2027/2028. Tidak ada batasan sanksi ini. 

    Jika permasalahan yang membuat tim berjuluk Maung Bandung terkena banned bisa dirampungkan, maka sanksi tersebut akan dicabut.

    Lantas pertanyaan besarnya apa yang menyebabkan sanksi tersebut. Kabarnya Persib masih terlibat sengketa dengan mantan pelatihnya Robert Rene Albert.

    Diketahui, Robert Rene Albert masih memiliki klausul yang harus dibayar Persib Bandung untuk mantannya pelatihnya itu. Dan hak yang belum tuntas ini disebut jadi masalah yang berujung sanksi FIFA.

    Rene Alberts dikontrak Persib pada 2019. Pria asa Belanda ini didatangkan pada 3 Mei 2019 untuk menggantikan posisi Miljan Radovic yang dipecat pada hari yang sama.

    Awalnya, mantan pelatih Arema Indonesia dan PSM Makassar ini menangani Pangeran Biru, julukan lain Persib, pandemi Covid-19 melanda. Saat itu klub melakukan pemangkasan gaji.

    Salah satu pihak yang mendapat pemotongan gaji adalah Rene Alberts. Namun, kerja sama Persib dengan Rene Albert tidak mengalami kendala hingga kompetisi musim 2021/2022 rampung.

    Pada musim 2022/2023, setelah tiga pekan kompetisi berjalan, 10 Agustus 2022, Persib dan Rene Albert berpisah. Saat itu kalimat yang digunakan adalah sepakat tidak melanjutkan kerja sama. Dan sisa kontrak hingga 2025 yang membuat masalah ini berkepanjangan sampai saat ini.

    Sementara itu dilansir dari antara, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menindaklanjuti sanksi registration ban dari FIFA yang berkaitan dengan kasus mantan pelatih Robert Rene Alberts pada 2022.

    “Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku,” kata manajemen Persib Bandung dalam keterangan tertulis

    Ia juga membenarkan soal sanksi yang didapatkan timnya ini merupakan perkara lama yang terjadi pada 2022 dan bukan merupakan kasus baru yang muncul pada periode saat ini.

“Yang perlu kami tegaskan adalah, bahwa itu merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh,” Ungkapnya.

    Dalam kesempatan ini, manajemen Persib menegaskan keputusan regulator akan dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab dan penyelesaian perkara tersebut menjadi salah satu prioritas klub tanpa mengganggu persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

    (Erfyansyah/fajar)

    Komentar
    Additional JS