0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Fajar Alfian Featured Indonesia Open Muhammad Shohibul Fikri Spesial

    Indonesia Open 2026 - Baru Naik ke Ranking 2 Dunia tapi Langsung Tumbang, Fajar Akui Ini Penampilan Terburuknya bersama Fikri - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Indonesia Open 2026 - Baru Naik ke Ranking 2 Dunia tapi Langsung Tumbang, Fajar Akui Ini Penampilan Terburuknya bersama Fikri - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:32 WIB

    Fajar dan fikri (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, langsung tersingkir pada babak pertama Indonesia Open 2026.

    Langkah Fajar/Fikri diadang Chen Bo Yang/Liu Yi (China), 13-21, 14-21 pada laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

    Chen/Liu benar-benar menguasai jalannya pertandingan, mereka selalu mendominasi perolehan angka. 

    Sebaliknya, Fajar/Fikri merasa tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka pada pertandingan hari ini.

    Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan Fajar/Fikri dan permainan mereka pun sulit berkembang.

    Pertahanan lawan yang rapat menjadi salah satu keunggulan Chen/Liu yang cukup menyulitkan Fajar/Fikri. Hasil ini membuat Chen/Liu revans dari kekalahan mereka pada Kejuaraan Asia 2026, April.

    “Terima kasih untuk yang sudah dukung kami, mohon maaf kami belum bisa maju ke babak selanjutnya," kata Fajar kepada media, termasuk BolaSport.com di area mixedzone.

    "Lawan bermain sangat siap sekali, sangat baik sekali. Mereka bermain defense balik serang dan mempunyai defense yang sangat rapat."

    "Serangan kami juga tidak bisa menembus pertahanan mereka. Kami mau cepat-cepat mematikan, malah jadi bumerang untuk kami sendiri. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri."

    Fajar/Fikri sudah berusaha untuk mengubah pola permainan setelah kalah pada gim pertama.

    Baca Juga: Indonesia Open 2026 - An Se-young Ceritakan Perkenalan dengan Megawati hingga Bisa Kontak Lewat Video Telepon

    Pelatih sudah memberikan beberapa opsi pola permainan untuk mengantisipasi lawan.

    "Usaha (ubah pola main) pasti ada ya, dari awal juga kami selalu berusaha. Cuma memang di saat kami sedang berusaha, mereka juga bermain sangat solid, sangat kuat sekali defense-nya,” ucap Fikri.

    “Pelatih tadi sudah kasih beberapa opsi untuk mengubah strategi dan kami sudah coba untuk terapkan, tapi memang permainan kami bukan main bertahan." ucap Fajar.

    "Kami sudah mencoba, tapi serangan lawan juga bagus,” tutur Fajar.

    Pekan lalu, Fajar/Fikri tampil cukup baik dengan menembus final Singapore Open 2021 yang merupakan turnamen level Super 750.

    Hasil ini mengantar mereka naik ke peringkat kedua dunia dalam daftar peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terbaru yang dirilis Selasa (2/6/2026).

    Namun, Fajar/Fikri belum bisa melanjutkan tren positif ini di Istora.

    "Soal efek back-to-back turnamen, sudah biasa ya, tergantung pemainnya bisa menjaga kondisi atau tidak," ujar Fajar.

    "Tetapi, memang hari ini lawan bermain sangat baik dan mungkin bisa dibilang ini penampilan paling buruk sejak awal saya berpasangan dengan Fikri,” aku Fajar.

    Fajar/Fikri juga menyadari bahwa permainan mereka sudah terbaca oleh lawan.

    Meski sudah mencoba untuk menghadang serangan-serangan Chen/Liu, Fajar/Fikri tak dapat keluar dari tekanan dan bermain terlalu terburu-buru.

    Baca Juga: Hasil Indonesia Open 2026 - Rehan/Gloria Ditikung Tajam Pasutri Malaysia, Ganda Campuran Menipis

    Komentar
    Additional JS