Hampir Rugi Ratusan Juta akibat Perlengkapan Dicuri, Mental Tim Inggris Tak Terganggu - Semua Halaman - Bolasport
Hampir Rugi Ratusan Juta akibat Perlengkapan Dicuri, Mental Tim Inggris Tak Terganggu - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Para pemain Inggris memastikan mental tak terganggu jelang laga perdana lawan Kroasia di Piala Dunia 2026, meski perlengkapan tim sempat dicuri dan perampok pun sudah diciduk. (BEN STANSALL/AFP)
BOLASPORT.COM - Bek Timnas Inggris, Dan Burn, menegaskan bahwa tim tak mengalami masalah apalagi terganggu dengan adanya insiden pencurian perlengkapan latihan hingga set lego milik tim.
Timnas Inggris mnyaris saja mengalami kendala besar di laga perdana Grup L Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk The Three Lions itu mengalami situasi tak menyenangkan jelang pertandingan perdana Piala Dunia 2026.
Sehari sebelum latihan perdana di Swope Soccer Village, Kansas City, Timnas Inggirs kehilangan barang.
Ini karena barang-barang perlengkapan tim, termasuk sepatu pertandingan dicuri pada Jumat (11/6/2026).
Pemerintah lokal pun tak tinggal diam dan pergerakan cepat itu berbuah hasil karena menurut laporan dua pria telah didakwa yakni Mustafa Salik dan Erfan Kamal, sebagai pencuri.
Keduanya disebut bertugas mengemudikan truk pengangkut perlengkapan dari tempat pemusatan latihan Inggris di Florida menuju Swope Soccer Village, Kansas City.
Mereka didakwa pasal penadah barang curian dan terancam tujuh tahun penjara.
Dalam barang curian tersebut, detektif menemukan barang-barang perlengkapan Inggris hingga lego set.
Perlengkapan Inggris diperkirakan senilai USS 18145,41 atau sekitar Rp322 juta yang telah dicuri.
Kemudian ada dokumen, ada juga empat pasang sepatu bot seharga 250 poundsterling dan lima pasang sepatu seharga 170 poundsterling.
Barang-barang perlengkapan latihan itu ditemukan bersamaan dengan kaos tim nasional Inggris yang sudah ditandatangani, bola Piala Dunia 160 poundsterling, dan juga sepasang sarung tangan kiper seharga 120 poundsterling.
Bahkan ada juga dua boneka singa serta set lego sepatu Nike yang termasuk diantaranya ada berbagai barang lainnya.
Walaupun barang-barang atau perlengkapan sempat dicuri, tetapi para pemain Timnas Inggris memastikan tak ada masalah.
Justru bek Inggris, Dan Burn sempat berkelakar tidak akan bisa bergerak seandainya aparat kepolisian Kansas City tidak bisa menemukan kembali sepatu bolanya yang hilang dicuri.
“Tidak akan bisa bergerak terlalu banyak,” ujar Dan Burn sembari bercanda sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Independent.
Namun, ia menegaskan bahwa masalah ini sudah ditangani oleh aparat, sehingga tak ada masalah.
Bahkan ia mengaku tim tak terlalu membicarakan soal ini, karena mereka akan fokus menatap laga perdana.
Tim asuhan Thomas Tuchel tersebut dijadwalkan akan menghadapi laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 kontra Kroasia.
Harry Kane dan kawan-kawan akan menghadapi Kroasia di Stadion AT&T, Arlington, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) pukul 03.00 WIB.
“Kami tidak membesar-besarkan masalah ini. Saya punya semua yang saya butuhkan, jadi saya cukup senang,” kata Dan Burn.
“Kami tahu masalah ini sudah ditangani polisi dan sebagai kelompok kami sebenarnya tidak terlalu membicarakannya sama sekali,” ucapnya.
Dan Burn bahkan mengaku bahwa tim telah menjalani latihan dan persiapan dengan baik jelang lawan Kroasia.
Ia menegaskan bahwa tak ada masalah, karena permasalahan itu tak terlalu dibicarakan oleh tim.
Baca Juga: Waduh! Timnas Inggris Kemalingan Jelang Lawan Kroasia, Semua Digondol Kecuali 1 Bola
“Sejujurnya, hal ini memang tidak terlalu dibicarakan, jadi menurut saya itu menunjukkan bahwa mereka juga tidak terlalu khawatir soal ini,” ungkap Dan Burn melanjutkan.
“Kami ada di sini untuk berlatih. Ini hari pertama kami di sini, jadi persiapan kami tidak terganggu,” tegas pemain berusia 34 tahun tersebut.
Tak hanya Burn, kiper Dean Henderson pun mengaku semuanya baik-baik saja dan tak ada masalah.
“Ya, syukurlah. Saya rasa memang sempat dicuri, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali, jadi semuanya baik-baik saja,” tutur Dean Henderson.