Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo Featured Spesial

    Ester Nurumi Ditarik ke Ganda Putri, Ganda Indonesia Sambut Debut Pasangan Baru - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    BOLASPORT.COM - Sektor ganda Indonesia akan menyambut debut dua pasangan baru dari ganda putri dan ganda campuran. Ester Nurumi Tri Wardoyo dialihkan dari tunggal putri.

    Kejutan besar terjadi setelah PBSI merombak pasangan lagi di sektor ganda.

    Sebelumnya, di ganda campuran akan ada debut yang paling banyak dinanti yakni Dejan Ferdinansyah dengan Apriyani Rahayu.

    Apriyani difokuskan penuh ke ganda campuran, yang kemudian membuat publik penggemar bulu tangkis Tanah Air lantas bertanya-tanya tentang bagaimana nasib Lanny Tria Mayasari selaku pasangan Apriyani sebelumnya.

    Sekarang rasa penasaran itu terjawab.

    Lanny akan tetap bermain di ganda putri tetapi digandengkan pasangan baru.

    Tak main-main, calon rekan duet Lanny benar-benar akan baru menggeluti sektor ganda putri karena ia sebelumnya merupakan salah satu andalan tunggal putri, yaitu Ester Nurumi Tri Wardoyo

    Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Karel Mainaky, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad ganda putri Indonesia.

    “Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional," kata Karel dalam rilis pers PBSI.

    Baca Juga: Kejuaraan Asia Junior 2026 - Setelah Libas Indonesia, Malaysia Justru Kalah Lebih Ngenes di Perempat Final

    "Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” imbuhnya.

    Menurut Karel, karakter permainan Ester memiliki banyak keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan ganda putri modern.

    “Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik."

    "Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini,” ungkapnya.

    Adapun keputusan menyandingkan Ester dengan Lanny dipilih karena mereka memiliki karakter yang saling melengkapi.

    “Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan."

    "Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif,” ujarnya.

    PBSI melakukan penataan ulang komposisi pemain di sektor ganda campuran dan ganda putri. Langkah ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet, kebutuhan regenerasi, serta penguatan kedalaman skuad.

    Baca Juga: Dejan/Apriyani Akhirnya Tandem, 2 Ganda Campuran Baru Indonesia Dibentuk

    Sementara soal pemasangan Dejan dengan Apriyani, Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan bahwa keputusan itu diambil karena melihat potensi Apriyani yang dibutuhkan sebagai karakter pemain putri di ganda campuran.

    Selain itu, duet Apri dengan Lanny di ganda putri juga kurang memiliki hasil menjanjikan sehingga lebih baik memisahkan mereka untuk diarahkan pada sektor yang tepat.

    “Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan."

    "Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny.

    Menurut Rionny, Apriyani memiliki modal yang sangat kuat untuk beradaptasi di sektor ganda campuran.

    “Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, memiliki jangkauan lapangan yang luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang."

    "Dari sisi pengalaman dan mental bertanding, dia juga sudah terbukti mampu tampil di pertandingan-pertandingan besar,” jelasnya.

    Sementara itu, Dejan Ferdinansyah dinilai memiliki kualitas sebagai pemain belakang dengan kekuatan serangan yang baik serta kemampuan mengatur ritme permainan.

    “Dejan mempunyai kualitas smash yang sangat baik dan mampu mengontrol permainan dari area belakang."

    "Kami melihat karakter bermain mereka saling melengkapi sehingga diharapkan dapat membentuk pasangan yang solid dan kompetitif,” tambah Rionny.

    Baik pasangan Apriyani/Dejan maupun Ester/Lanny akan menjalani periode evaluasi.

    Apriyani/Dejan akan dievaluasi setelah enam turnamen, sedangkan Ester/Lanny setelah lima turnamen.

    “Kami ingin memberikan waktu yang cukup kepada setiap pasangan untuk beradaptasi. Evaluasi akan dilakukan secara objektif, mulai dari chemistry, pola komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di pertandingan," papar Rionny.

    "Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan program dan arah pembinaan berikutnya,” tandasnya.

    Komentar
    Additional JS