Emil Audero Bongkar Kunci Gagalkan Penalti Oman, Soroti Peran Elkan Baggott - Semua Halaman - Bolasport
Emil Audero Bongkar Kunci Gagalkan Penalti Oman, Soroti Peran Elkan Baggott - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 6 Juni 2026 | 06:20 WIB
BOLASPORT.COM - Kiper timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya buka suara usai mengagalkan tendangan penalti dari pemain Oman, Hatem Sultan Alrushadi.
Ia menyoroti peran Elkan Baggott yang berhasil membuang bola sejauh mungkin.
Timnas Indonesia baru saja mengalahkan Oman dengan skor 3-0 pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
Tiga gol timnas Indonesia dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Kemenangan besar tersebut tidak hanya ditentukan oleh ketajaman lini depan.
Di bawah mistar, Emil Audero juga memainkan peran penting dengan menggagalkan tendangan penalti Oman.
Emil pun keluar sebagai pemain terbaik dalam pertandingan malam itu.
Baca Juga: Indonesia Open 2026 - Kilas Balik Jonatan Christie saat Pertama Kali Bermain Istora
Termasuk beberapa kali mengagalkan peluang emas dari Oman.
Meski menjadi pahlawan dalam momen krusial tersebut, Emil memilih tidak mengambil seluruh pujian untuk dirinya sendiri.
Kiper berusia 29 tahun itu justru menyoroti kerja kolektif lini pertahanan yang dinilainya tampil luar biasa sepanjang laga.
Menurut Emil, tugas seorang penjaga gawang bukan hanya melakukan penyelamatan, tetapi juga menjaga fokus selama 90 menit penuh.
Hal itu menjadi tantangan terbesar bagi seorang kiper, terutama ketika tim sedang menguasai pertandingan.
"Menjaga fokus adalah hal tersulit bagi seorang penjaga gawang."
"Hari ini saya pikir kami sebagai unit pertahanan melakukan pekerjaan yang sangat baik," ujar Emil kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Baca Juga: Ranking FIFA - Tiga Gol ke Gawang Oman, Timnas Indonesia Melonjak ke Peringkat 118
Emil menjelaskan keberhasilan menggagalkan penalti tidak hanya ditentukan oleh dirinya.
Setelah bola berhasil ditepis, masih ada ancaman dari bola pantul yang bisa dimanfaatkan lawan.
Di situlah Emil melihat betapa pentingnya kontribusi para pemain bertahan Indonesia.
Ia secara khusus memuji Elkan Baggott yang sigap mengamankan bola liar sesaat setelah penalti berhasil digagalkan.
"Kalau melihat situasinya, setelah penalti itu Elkan langsung datang dan membuang bola."
"Itu menunjukkan dia tetap fokus. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik sebagai sebuah tim," katanya.
Emil menegaskan hubungan antara kiper dan pemain bertahan merupakan kunci utama dalam membangun pertahanan yang solid.
Baca Juga: Susah Ditembus Oman, Emil Audero Diminta Selamatkan Rupiah
Menurutnya, seorang penjaga gawang memang bisa membantu lini belakang, tetapi di saat yang sama para bek juga sering menyelamatkan sang kiper dari situasi berbahaya.
"Itulah pentingnya memiliki rekan satu tim yang hebat di sekitar Anda."
"Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga sering membantu saya."
"Itu sangat penting dalam sepak bola," ungkap Emil.
Selain membahas momen penalti, Emil juga mengakui bahwa kondisi cuaca di Jakarta memberikan tantangan tersendiri bagi seluruh pemain yang tampil di lapangan.
Meski berposisi sebagai kiper yang tidak banyak bergerak dibanding pemain lain, ia mengaku tetap merasakan kelelahan luar biasa setelah pertandingan berakhir.
"Saya berusaha menjaga fokus sepanjang pertandingan."
Baca Juga: John Herdman Bangga Usai Timnas Indonesia Menang Lawan Oman dan Akhiri Penantian 38 Tahun
"Tapi dengan cuaca seperti ini, sungguh sulit."
"Bahkan saya yang seorang kiper pun merasa sangat lelah di akhir pertandingan," ujarnya sambil tertawa.
Bagi Emil, kemenangan 3-0 atas Oman menjadi hasil dari kerja keras seluruh tim, baik pemain yang mencetak gol maupun mereka yang bekerja di lini belakang.
Selanjutnya Tim Merah Putih akan melawan Mozambik di SUGBK, Selasa (9/6/2026).