0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Daftar 10 Pemain Termahal Dunia yang Gagal Ikut Piala Dunia 2026 - data Indonesia

    7 min read

     

    Daftar 10 Pemain Termahal Dunia yang Gagal Ikut Piala Dunia 2026

    A+ A-

    DataIndonesia.id, JAKARTA - Panggung sepak bola internasional bersiap menyambut kemeriahan musim Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Meski federasi sepak bola dunia telah resmi memperluas format kompetisi menjadi 48 peserta guna memberikan kesempatan lebih luas, babak kualifikasi tetap menghadirkan drama yang menegangkan. 

    Sejumlah negara yang secara historis diunggulkan justru tersingkir lebih awal dalam perebutan tiket menuju Amerika Utara. Dampaknya, turnamen terbesar ini dipastikan kehilangan pesona dari para pesepak bola papan atas yang memiliki nilai pasar selangit di bursa transfer global. Fenomena kegagalan kolektif ini menyisakan kekosongan besar bagi para penggemar yang berharap menyaksikan aksi individu terbaik di level tertinggi.

    Proses kualifikasi di berbagai zona menunjukkan bahwa reputasi besar tidak lagi menjamin kelolosan otomatis ke putaran final. Di Zona Eropa (UEFA), peta persaingan memakan korban tim-tim mapan setelah negara-negara seperti Yunani, Hungaria, Georgia, dan Serbia dipastikan harus angkat koper lebih awal dari persaingan. Kejutan serupa juga menjalar ke Zona Afrika (CAF), kekuatan tradisional seperti Nigeria dan Kamerun gagal melangkah jauh setelah tersingkir secara dramatis di fase grup kualifikasi. 

    Baca Juga: Cara Nonton Piala Dunia Melalui YouTube, Begini Caranya

    Puncak drama kualifikasi terjadi ketika tim-tim unggulan seperti Polandia, Denmark, dan Italia gagal memenangkan pertandingan penentu mereka. Berdasarkan laporan riwayat pertandingan, kekalahan Italia dari Bosnia & Herzegovina melalui babak adu penalti menjadi sorotan utama dunia karena membuat pemegang empat gelar juara dunia tersebut mencatatkan rekor buruk dengan absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun sejak 2018.

    Daftar 10 Pemain Termahal yang Gagal Ikut Piala Dunia 2026

    Kehilangan para pemain bintang ini tidak hanya memengaruhi kualitas kompetisi di lapangan, melainkan juga menurunkan total nilai pasar (market value) secara keseluruhan dari materi pemain yang bertanding. Mengutip data terbaru dari laman penyedia statistik sepak bola Transfermarkt, terdapat indikasi kuat mengenai dominasi pemain-pemain liga top Eropa yang terpaksa menjadi penonton. Secara akumulatif, nilai pasar para pemain yang absen ini mencapai angka triliunan rupiah.

    Baca Juga: Daftar 10 Skuad Timnas Termahal di Piala Dunia 2026, Prancis Teratas

    Berikut adalah 10 pemain termahal yang gagal ikut Piala Dunia 2026 beserta rincian nilai pasar yang telah dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah (IDR) berdasarkan kurs 1 EUR setara Rp20.950:

    1. Dominik Szoboszlai (Hungaria)

    Gelandang serang sekaligus kapten tim nasional Hungaria ini menempati posisi puncak dalam daftar. Dilansir dari data Transfermarkt, performa konsistennya di level klub bersama Liverpool membuat nilai pasarnya menyentuh angka €100 juta atau setara dengan Rp2,095 triliun.

    Baca Juga: Daftar 10 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Berapa Gajinya?

    2. Khvicha Kvaratskhelia (Georgia)

    Winger kreatif yang kini merumput bersama Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Prancis berada di urutan kedua. Mengutip data bursa transfer, pemain yang menjadi motor serangan Georgia ini memiliki nilai pasar sebesar €90 juta atau setara dengan Rp1,885 triliun.

    3. Bryan Mbeumo (Kamerun)

    Penyerang sayap andalan tim nasional Kamerun yang berkompetisi di Liga Inggris ini gagal membawa negaranya lolos dari fase grup zona Afrika. Sumber dari Transfermarkt mencatat nilai pasar sang pemain berada di angka €80 juta atau setara dengan Rp1,676 triliun.

    4. Sandro Tonali (Italia)

    Gelandang jangkar tim nasional Italia ini tidak mampu menyelamatkan negaranya dari kekalahan di babak penentu. Berdasarkan publikasi angka dari Transfermarkt, valuasi pasar pemain tengah ini mencapai €80 juta atau setara dengan Rp1,676 triliun.

    5. Victor Osimhen (Nigeria)

    Striker tajam asal Nigeria ini menjadi ujung tombak paling mahal yang harus absen dalam turnamen tahun ini. Dilansir dari laporan finansial Transfermarkt, nilai pasar mantan penyerang Napoli tersebut berada di angka €75 juta atau setara dengan Rp1,571 triliun.

    6. Alessandro Bastoni (Italia)

    Bek tengah masa depan Italia yang bermain untuk Inter Milan ini melengkapi daftar panjang pemain bertahan Gli Azzurri yang absen. Mengutip rincian dari Transfermarkt, Bastoni memiliki nilai pasar sebesar €70 juta atau setara dengan Rp1,466 triliun.

    7. Benjamin Sesko (Slovenia)

    Penyerang muda potensial milik Slovenia ini gagal membawa negaranya bersaing di babak kualifikasi zona Eropa. Sumber data sekunder dari Transfermarkt menunjukkan angka nilai pasar sang pemain bertengger di €65 juta atau setara dengan Rp1,361 triliun.

    8. Riccardo Calafiori (Italia)

    Pemain belakang yang menunjukkan peningkatan performa signifikan di kompetisi domestik ini menambah daftar representasi pemain Italia. Laporan pasar dari Transfermarkt menetapkan nilai transfer sang pemain di angka €50 juta atau setara dengan Rp1,047 triliun.

    9. Rasmus Hojlund (Denmark)

    Striker utama tim nasional Denmark ini harus menerima kenyataan negaranya tersingkir di laga krusial babak kualifikasi. Berdasarkan data numerik dari Transfermarkt, nilai pasar penyerang ini berada di angka €50 juta atau setara dengan Rp1,047 triliun.

    10. Federico Dimarco (Italia)

    Bek sayap kiri dengan kemampuan umpan silang akurat ini menjadi pemain Italia keempat yang masuk dalam jajaran sepuluh besar ini. Dilansir dari pembaruan Transfermarkt, nilai pasar Dimarco bertengger di angka €50 juta atau setara dengan Rp1,047 triliun.

    Selain sepuluh nama dengan nilai pasar tertinggi di atas, terdapat beberapa figur penting lainnya yang memiliki pengaruh besar di sepak bola internasional namun dipastikan absen.

    Salah satunya adalah penjaga gawang utama tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma. Kiper yang kini membela Manchester City tersebut harus menerima kenyataan pahit kembali gagal di babak kualifikasi. Situasi ini memicu analisis mendalam mengenai masa depan karier internasionalnya, mengingat usianya yang akan melewati periode emas pada turnamen berikutnya.

    Dengan kepastian 48 tim yang telah mengisi seluruh slot yang tersedia di putaran final, peta persaingan dipastikan akan tetap berjalan ketat melalui kehadiran tim-tim favorit lain seperti Spanyol, Brasil, Inggris, Prancis, dan juara bertahan Argentina. Absennya para bintang dengan nilai pasar tinggi ini menjadi catatan penting dalam sejarah modern kualifikasi sepak bola yang menunjukkan bahwa kolektivitas tim di lapangan jauh lebih menentukan daripada akumulasi nilai transfer pemain di atas kertas.

    Komentar
    Additional JS