BREAKING NEWS: FIFA Ketok Palu! Regulasi Baru Piala Dunia 2026 Larang Pemain Lakukan Pose Ini Sebelum Laga Dimulai! - Radar Jember
BREAKING NEWS: FIFA Ketok Palu! Regulasi Baru Piala Dunia 2026 Larang Pemain Lakukan Pose Ini Sebelum Laga Dimulai!
RADAR JEMBER - Gelaran akbar Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan persaingan sengit di atas lapangan hijau, tetapi juga memicu perdebatan panas di luar lapangan. FIFA selaku badan tertinggi sepak bola dunia dilaporkan telah menetapkan regulasi baru yang sangat ketat dan mengundang kontroversi: para pemain kini dilarang keras melakukan gestur menutup mulut di area pertandingan.
Aturan baru ini langsung menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola global. Banyak pihak menilai langkah berani ini diambil FIFA demi menjaga kemurnian jalannya turnamen dari segala bentuk pesan atau infiltrasi agenda politik.
Bungkam Aksi Protes Politik di Lapangan Hijau
Sebagaimana diketahui pada edisi Piala Dunia sebelumnya, beberapa tim nasional sempat melakukan aksi simbolis menutup mulut saat sesi foto tim sebagai bentuk protes keras terhadap pembatasan hak asasi manusia atau isu sosial tertentu di negara tuan rumah. Aksi tersebut sempat viral dan memicu polarisasi tajam di kalangan publik.
Demi mencegah kejadian serupa terulang di Piala Dunia 2026, FIFA mengambil langkah preventif dengan mempertegas aturan mengenai netralitas sepak bola. Melalui regulasi baru ini, segala bentuk gestur tubuh yang mengarah pada pernyataan sikap atau protes politik—termasuk pose menutup mulut sebelum sepak mula—kini resmi diharamkan. Sanksi tegas disebut-sebut telah disiapkan bagi tim atau pemain yang nekat melanggar aturan ini.
Fokus Penuh pada Esensi Sepak Bola
Melalui kebijakan yang memicu pro dan kontra ini, FIFA menegaskan kembali komitmennya bahwa panggung Piala Dunia harus steril dari kampanye non-olahraga. Fokus utama dari turnamen empat tahunan ini harus murni tertuju pada sportivitas, keindahan permainan sepak bola, dan persatuan antarnegara melalui olahraga.
Kendati menuai kritik dari beberapa aktivis dan federasi yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, FIFA tetap bergeming. Aturan ini dipastikan akan dikawal ketat oleh para pengawas pertandingan sepanjang turnamen akbar di Amerika Utara ini berlangsung.
1. Maksimal 10 detik keluar lapangan bagi pemain yang diganti
Salah satu aturan baru di Piala Dunia 2026 menyangkut pergantian pemain. Jadi, pemain yang diganti hanya memiliki waktu maksimal 10 detik untuk meninggalkan lapangan.
Apabila mereka sengaja berjalan lambat dan melebihi batas waktu tersebut, pemain yang masuk harus menunggu satu menit tambahan sebelum bisa ikut bermain. Artinya, tim terkait hanya punya sepuluh pemain di lapangan untuk sementara waktu. Tambahan aturan ini dibuat guna meminimalisir aksi wasting time yang disengaja, khususnya pada akhir pertandingan.
2. Kiper hanya boleh pegang bola maksimal 8 detik
Tak jarang, penjaga gawang sengaja mengulur waktu dengan terlalu lama menahan bola. Kabar baiknya, kini sudah mulai diterapkan aturan bagi kiper agar tidak boleh terlalu lama menguasai bola.
Pada Piala Dunia 2026, kiper hanya diperbolehkan memegang bola maksimal delapan detik sebelum harus melepasnya kembali ke permainan. Wasit nantinya juga memberi aba-aba visual pada lima detik terakhir. Jika kiper melewati batas waktu, lawan akan mendapat hadiah tendangan sudut.
3. Lemparan ke dalam dibatasi 5 detik
Kemudian, pemain juga tidak bisa lagi terlalu lama melakukan lemparan ke dalam. Jika dianggap sengaja mengulur waktu, wasit bakal mulai menghitung lima detik terakhir. Jika si pemain belum melakukan throw-in sampai waktu habis, hak lemparan ke dalam akan diberikan kepada tim lawan.
4. Pemain cedera harus menunggu sebelum masuk lagi
Aturan perawatan medis juga telah diperketat. Setiap pemain yang menerima perawatan di lapangan harus meninggalkan lapangan dan menunggu setidaknya satu menit sebelum bisa kembali, kecuali si pemain cedera akibat pelanggaran yang layak mendapatkan kartu. Aturan ini dibuat untuk mengurangi taktik pura-pura cedera demi memperlambat tempo permainan.
5. Fungsi VAR diperluas
Penggunaan VAR juga bakal diperluas di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, VAR lebih sering dipakai untuk checking goal, posisi offside hingga potensi kartu merah.
6. Tendangan gawang maksimal 5 detik
Aturan terkait tendangan gawang juga lebih diperketat. Pemain yang terlalu lama mengambil goal kick demi membuang waktu bisa terkena sanksi.
7. Regulasi hukuman kartu kuning
Pada Piala Dunia 2026, ada aturan berupa penghapusan kartu kuning tunggal setelah fase grup dan babak perempat final. Artinya, pemain yang mendapat satu kartu kuning di fase grup bisa langsung dibersihkan saat masuk ke fase gugur.
8. Jeda untuk minum
Jeda untuk minum juga bakal diterapkan di Piala Dunia 2026. FIFA memberlakukan jeda minum selama tiga menit di tengah setiap babak.
9. Kartu merah jika konfrontasi dengan menutup mulut
Pemain yang menutupi mulut mereka saat situasi konfrontasi dengan lawan bisa dikenai kartu merah. Hal ini dilakukan setelah insiden yang terjadi usai insiden yang melibatkan Gianluca Prestianni dari Benfica dan Vinicius Junior dari Real Madrid.
Editor : M. Ainul Budi