0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Keuangan Piala Dunia Sepak bola Sepak Bola Internasional Spesial TVRI

    Biaya Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun Jadi Sorotan, TVRI Ungkap Paket Kontrak hingga 2027 - Kompas TV

    4 min read

     

    Biaya Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun Jadi Sorotan, TVRI Ungkap Paket Kontrak hingga 2027

    Close Ads x

    Kompas.tv - 17 Juni 2026, 22:30 WIB

    Papan penunjuk Piala Dunia FIFA 2026 terpampang di tiang-tiang Stadion SoFi, Jumat, 5 Juni 2026, di Inglewood, California. (Sumber: AP Photo/Jae C. Hong)

    JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggaran biaya hak siar Piala Dunia senilai Rp1,3 triliun yang dipegang oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI kini tengah menjadi sorotan publik. 

    Menanggapi hal tersebut, pihak TVRI memberikan penjelasan mengenai rincian dan cakupan kontrak yang telah disepakati.

    Baca Juga: Dianggap Merusak Momentum Laga, Kebijakan Hydration Break FIFA di Piala Dunia 2026 Tuai Kritik

    Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, buka suara mengenai nominal anggaran hak siar Piala Dunia yang mencapai Rp1,3 triliun tersebut. 

    Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah ini lebih mahal atau lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

    Menurut Tubagus, TVRI telah berupaya melakukan pengecekan mandiri. 

    Namun, informasi mengenai rincian biaya yang ditanggung oleh pemegang hak siar di luar negeri bersifat tertutup, sehingga belum ada data pembanding yang valid.

    "Itu yang sebenarnya kalau misalnya disampaikan murah, mahal dengan negara lain, angkanya apakah ini apple to apple? Kan kita belum ada datanya dan tampaknya kami sudah coba cek juga, ini informasinya tertutup. Sementara ini yang kami dapatkan informasinya tertutup," ujar Tubagus Rabu (17/6/2026).

    Lebih lanjut, Tubagus menegaskan bahwa anggaran senilai Rp1,3 triliun tersebut merupakan biaya paket yang tidak hanya diperuntukkan bagi satu turnamen saja. 

    Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kapten Aljazair Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik Sepanjang Masa

    Hak siar yang diperoleh TVRI meliputi tiga perhelatan besar sepak bola internasional milik FIFA yang berlangsung hingga tahun 2027.

    Ketiga perhelatan tersebut adalah Piala Dunia 2026 sebagai turnamen utama, Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada November 2026, serta Piala Dunia Wanita (Women’s World Cup) pada tahun 2027.

    "Ya sebetulnya kalau misalnya dibilang lebih murah, lebih mahal, kita nggak tahu. Karena secara angka, ini kan yang TVRI kemudian dapatkan, ini kan hak siar bukan hanya Piala Dunia FIFA 2026, tapi juga meliputi Piala Dunia U17 di tahun ini, di November 2026, dan juga Women World Cup 2027," ucapnya.

    Selain itu, masa berlaku hak siar ini tidak serta-merta berakhir begitu pertandingan final turnamen utama selesai. 

    Kontrak kerja sama ini juga memberikan hak penayangan ulang (re-run) dan distribusi konten eksklusif kepada TVRI hingga tahun 2027.

    "Piala dunia ini jangan dilihat juga untuk yang FIFA 2026 ini, hanya sampai dengan final tanggal 20 Juli, tapi lebih daripada itu. Ini kan sebetulnya dipegang hak siarnya sampai dengan 2027. Kita ada re-run, kita ada eksklusif untuk mendistribusikan ini menjadi konten-konten dan seterusnya," kata Tubagus.

    Baca Juga: Kisah Aymen Hussein di Piala Dunia 2026: Sempat Ditahan Imigrasi AS, Cetak Gol Bersejarah untuk Irak

    Sumber : Kompas TV

    Komentar
    Additional JS