Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina Timnas Cape Verde Timnas Spanyol

    Belajar dari Spanyol, Argentina Tolak Anggap Enteng Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Senin, 29 Juni 2026 | 10:52 WIB


    Timnas Argentina pantang menganggap remeh Timnas Tanjung Verde jelang duel mereka di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (PAUL ELLIS/AFP)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menolak untuk menganggap remeh lawan mereka di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Timnas Tanjung Verde.

    Sejarah tercipta bagi Tanjung Verde pada turnamen empat tahunan yang diselenggarakan di Amerika Utara tahun ini.

    Untuk pertama kalinya setelah melakoni debut, tim berjuluk The Blue Waves tersebut berhasil melaju ke fase gugur.

    Kepastian ini didapat setelah mereka bermain imbang 0-0 pada laga pemungkas Grup H melawan Arab Saudi di Stadion Houston.

    Dengan hasil seri tersebut, Tanjung Verde berhak menempati posisi runner-up Grup H dengan koleksi tiga poin.

    ​Hebatnya lagi, anak asuh Bubista melaju ke babak selanjutnya tanpa menelan satu pun kekalahan.

    Sebelum menahan imbang Arab Saudi, Tanjung Verde secara mengejutkan sukses meredam perlawanan tim favorit juara, Spanyol, dengan skor 0-0 dan bermain imbang 2-2 kontra Uruguay.

    ​Di babak 32 besar, lawan tangguh sudah menunggu mereka.

    Tak tanggung-tanggung, sang juara bertahan, Timnas Argentina, akan menjadi pengadang langkah Tanjung Verde.

    Baca Juga: Terima Kasih Yordania! Berkat Gol Mousa Al-Taamari, Argentina Terhindar dari Kutukan Piala Dunia

    Argentina sendiri lolos sebagai juara Grup J dengan catatan impresif berupa rapor sempurna, yakni sembilan poin.

    Di atas kertas, Argentina jelas jauh lebih diunggulkan dibandingkan Tanjung Verde.

    Apalagi, armada arahan Lionel Scaloni diperkuat oleh megabintang sekelas Lionel Messi yang tampil gahar di turnamen garapan FIFA edisi kali ini.

    Mantan kapten Barcelona tersebut tercatat sejauh ini sudah mengemas enam gol.

    ​Meski memiliki keunggulan kedalaman skuad, Scaloni menolak untuk menganggap remeh Tanjung Verde.

    Ia menyebut calon lawannya itu sebagai tim tangguh karena telah terbukti mampu merepotkan dan menahan imbang Spanyol yang berstatus unggulan.

    Pelatih berusia 48 tahun tersebut meyakini bahwa timnya akan membutuhkan perjuangan ekstrakeras untuk bisa menaklukkan perlawanan Tanjung Verde.

    "Sekarang, urusan sesungguhnya dimulai," kata Scaloni, dikutip BolaSport.com dari akun X Albiceleste Talk.

    "Mengenai Tanjung Verde, saya tidak terkejut mereka lolos."

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Lionel Messi Nyekor Lagi, Argentina Sikat Yordania

    "Mereka membuat segalanya sangat sulit bagi setiap lawan yang mereka hadapi."

    "Mereka adalah tim yang tangguh dan mereka akan mempersulit kami."

    "Mereka membuat Spanyol, salah satu favorit turnamen, merasa frustrasi."

    "Uruguay tidak bisa mengalahkan mereka, begitu pula Arab Saudi."

    "Berdasarkan semua yang telah kami lihat di Piala Dunia ini, kami harus sangat berhati-hati."

    "Mereka bermain sepak bola yang bagus, berkualitas, cepat, dan mereka akan mempersulit kami."

    "Saya merasakan kondisi persis sama seperti pada hari pertama saya."

    "Sebelum setiap pertandingan, baik itu laga persahabatan atau final Piala Dunia, Anda selalu merasakan sesuatu di perut Anda (ketegangan)."

    "Staf pelatih selalu mengatakan tidak ada pertandingan yang mudah. ​​Hari di mana kami berhenti merasakan itu akan menjadi masalah."

    "Kami tidak boleh terbawa suasana. Kami harus terus bermain dengan cara yang sama dan selalu memberikan yang terbaik."

    "Seragam ini menuntut hal itu. Artinya, kami harus tampil maksimal, berusaha memainkan sepak bola terbaik, dan selalu berusaha untuk menang."

    "Itulah mentalitas tim ini. Selama saya menjadi pelatih, akan seperti itu."

    "Para pemain Argentina selalu menghormati seragam ini dan yang saya minta hanyalah mereka terus menunjukkannya di lapangan," tutur pemenang penghargaan Pelatih Pria Terbaik FIFA 2022 itu menambahkan.


    Komentar
    Additional JS