Baru 4 Hari, Gol Bunuh Diri Piala Dunia 2026 Lewati Edisi 2022, - IDN Times
Baru 4 Hari, Gol Bunuh Diri Piala Dunia 2026 Lewati Edisi 2022
Intinya Sih
- Piala Dunia 2026 baru berjalan beberapa hari namun sudah mencatat tiga gol bunuh diri, melampaui total dua gol bunuh diri di edisi 2022 Qatar.
- Tiga insiden gol bunuh diri terjadi pada laga Amerika Serikat vs Paraguay, Qatar vs Swiss, dan Belgia vs Mesir, semuanya berakhir dengan hasil imbang atau kemenangan tipis.
- Rekor terbanyak masih dipegang Piala Dunia 2018 dengan 12 gol bunuh diri, namun tren awal 2026 menunjukkan potensi rekor baru bisa tercipta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan fenomena yang menarik perhatian. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu baru berjalan pada fase awal, tetapi sudah menghasilkan tiga gol bunuh diri.
Jumlah tersebut bahkan melampaui total gol bunuh diri yang tercipta sepanjang Piala Dunia 2022 di Qatar. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Piala Dunia 2026 akan mencatatkan rekor gol bunuh diri terbanyak sepanjang sejarah?
1. Piala Dunia 2022 hanya menghasilkan dua gol bunuh diri

Ilustrasi piala dunia. (unsplash.com/My Profit Tutor)
Piala Dunia 2022 di Qatar mencatatkan total dua gol bunuh diri sepanjang turnamen.
Gol bunuh diri pertama terjadi pada fase Grup F saat Maroko menghadapi Kanada. Dalam laga yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Maroko itu, Nayef Aguerd mencetak gol ke gawang sendiri yang membuat Kanada memperoleh satu gol.
Gol bunuh diri kedua terjadi pada babak 16 besar. Saat Argentina berhadapan dengan Australia, Enzo Fernandez melakukan gol bunuh diri yang membuat Australia memperkecil ketertinggalan. Meski demikian, Argentina tetap menang dengan skor 2-1.
Dengan hanya dua gol bunuh diri sepanjang turnamen, edisi Qatar tergolong minim insiden serupa dibanding sejumlah Piala Dunia sebelumnya.
2. Tiga gol bunuh diri tercipta pada fase awal Piala Dunia 2026

Kemegahan upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Meksiko, yang menandai dimulainya pesta bola terbesar di tiga negara. (fifa.com)
Piala Dunia 2026 justru langsung diwarnai tiga gol bunuh diri dalam waktu singkat.
Gol bunuh diri pertama lahir saat tuan rumah Amerika Serikat menghadapi Paraguay. Damian Bobadilla mencetak gol ke gawang sendiri pada menit ketujuh. Gol tersebut ikut mengantar Amerika Serikat meraih kemenangan telak 4-1.
Insiden berikutnya terjadi dalam laga Qatar kontra Swiss. Swiss lebih dulu unggul lewat penalti Breel Embolo pada menit 17. Namun, berdasarkan catatan Squawka, Miro Muheim terlibat dalam gol bunuh diri yang membuat Qatar menyamakan kedudukan pada masa injury time. Pertandingan berakhir imbang 1-1.
Gol bunuh diri ketiga terjadi saat Belgia menghadapi Mesir. Mohamed Hany melakukan kesalahan fatal pada menit 66 yang membuat keunggulan Mesir sirna. Belgia memanfaatkan momen tersebut untuk menyamakan skor dan laga berakhir 1-1.
Tiga gol bunuh diri dalam fase awal turnamen menjadi sinyal bahwa angka tersebut masih berpotensi terus bertambah hingga akhir kompetisi
3. Piala Dunia 2018 masih memegang rekor terburuk

ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/fznsr_)
Data Squawka menunjukkan gol bunuh diri selalu hadir dalam sedikitnya sembilan edisi Piala Dunia terakhir, tepatnya sejak turnamen tahun 1994.
Namun, rekor terbanyak masih dipegang Piala Dunia 2018 di Rusia. Turnamen yang dimenangi Prancis itu menghasilkan total 12 gol bunuh diri sepanjang kompetisi.
Dengan Piala Dunia 2026 yang baru dimulai tetapi sudah menghasilkan tiga gol bunuh diri, rekor dari edisi Rusia kini mulai berada dalam ancaman. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin sejarah baru akan tercipta sebelum turnamen berakhir.
Editor’s Picks
Topics
Jadwal Piala Dunia 2026 Terlengkap, Hari Ini Selasa 16 Juni
16 Jun 2026, 00:15 WIB

ilustrasi trofi Piala Dunia (unsplash.com/Fauzan Saari)
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Piala Dunia 2026 segera bergulir. Turnamen akbar sepak bola empat tahunan ini akan berlangsung di tiga negara tuan rumah berbeda, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Timnas Jepang Tak Pernah Kalah Lawan Tim Eropa Sejak 2019
15 Jun 2026, 10:36 WIB

jersey timnas Jepang (Unsplash.com/Braden Hopkins)
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Jakarta, IDN Times – Timnas Jepang kembali menunjukkan konsistensinya di level tertinggi sepak bola dunia. Dalam laga Grup F Piala Dunia 2026, Samurai Biru menahan imbang Belanda dengan skor 2-2. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan impresif Samurai Biru yang belum terkalahkan melawan tim Eropa sejak 2019.
















