0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Brazil Timnas Curacao

    Alih-alih Malu, Curacao Justru Bangga usai Di-Brasil-kan Jerman - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Alih-alih Malu, Curacao Justru Bangga usai Di-Brasil-kan Jerman - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Senin, 15 Juni 2026 | 07:40 WIB

    Pelatih Curacao mengaku tidak malu usai timnya dibantai Jerman. (RONALDO SCHEMIDT / AFP)

    BOLASPORT.COM - Kekalahan telak dari Timnas Jerman pada pertandingan pertama fase grup Piala Dunia 2026 tak membuat pelatih Timnas Curacao, Dick Advocaat, merasa malu. Malahan, ia tetap merasa bangga dengan performa anak asuhnya.

    Tampil sebagai tim debutan, Curacao harus mengawali kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan.

    Menghadapi tim raksasa Jerman pada laga pertama Grup E di Stadion Houston, Senin (15/6/2026) dini hari WIB, Curacao dibabat habis dengan skor telak 1-7.

    Hasil ini langsung mengingatkan para penggemar sepak bola pada kekalahan tragis dengan skor serupa yang dialami Brasil saat bersua Jerman di semifinal Piala Dunia 2014 silam.

    Melansir data dari Opta, hasil minor ini juga membuat Curacao mencatatkan rekor sebagai tim debutan dengan selisih gol kekalahan terbesar di Piala Dunia, sejak Korea Selatan ditekuk 0-9 oleh Hungaria pada edisi 1954.

    Meski anak asuhnya kalah telak, Dick Advocaat merasa hasil ini bukanlah sebuah aib.

    Ia menegaskan tetap bangga dengan kerja keras dan performa yang ditunjukkan skuadnya di atas lapangan.

    Advocaat optimis bahwa perjalanan timnya belum berakhir karena masih ada sisa laga di fase grup yang bisa mengubah nasib mereka.

    "Ini bukan aib. Saya pikir kita masih bisa bangga," ujar Dick Advocaat, dikutip BolaSport.com dari Fox Sports.

    Baca Juga: Pesta Gol 7-1 ke Gawang Curacao, Jerman Kudeta Takhta Brasil di Piala Dunia

    "Kita masih punya pertandingan lain yang harus dimainkan, dan segalanya masih bisa berakhir berbeda," tuturnya menambahkan.

    Dalam laga tersebut, Curacao sebenarnya sempat memberikan perlawanan mengejutkan di menit-menit awal.

    Gawang tim beralias The Blue Wave itu memang harus kebobolan lebih dulu oleh aksi Felix Nmecha. 

    Namun, Curacao merespons dengan sangat cepat dan berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-21 melalui gol yang dicetak oleh Livano Comenencia.

    Sayangnya, kejutan dari Timnas Curacao hanya bertahan sampai di situ.

    Timnas Jerman langsung mengamuk dan menggelontorkan dua gol balasan masing-masing lewat sundulan Nico Schlotterbeck pada menit ke-38 dan eksekusi penalti Kai Havertz di masa injury time (45+5').

    Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-1 untuk keunggulan Jerman.

    Memasuki paruh kedua, anak asuh Julian Nagelsmann tampil semakin kesetanan dan sukses menyarangkan empat gol tambahan tanpa balas.

    Baru satu menit laga berjalan usi turun minum, Jamal Musiala langsung menghentak lewat gol cepatnya di menit ke-46 yang mengubah skor menjadi 4-1.

    Baca Juga: Meski Digilas Jerman, Curacao Sukses Curi Perhatian dan Bikin Nagelsmann Angkat Topi

    Gelombang serangan Jerman tidak berhenti sampai di situ.

    Nathaniel Brown membawa Die Mannschaft semakin menjauh berkat golnya di menit ke-68, disusul oleh Deniz Undav sepuluh menit berselang yang menegaskan keunggulan Jerman menjadi 6-1.

    Pesta gol tim panser akhirnya resmi ditutup oleh gol kedua Kai Havertz pada menit ke-88.

    Dengan hasil ini, Jerman sukses mengamankan tiga poin penuh untuk memimpin klasemen sementara Grup E Piala Dunia 2026.

    Sebaliknya, Curacao harus segera mengevaluasi lini pertahanan mereka jika ingin menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

    Komentar
    Additional JS