0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Nestory Irankunda Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Australia

    2 Tahun Berlalu, Pemain yang Mentas di SUGBK Jadi Superior Player of The Match di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    2 Tahun Berlalu, Pemain yang Mentas di SUGBK Jadi Superior Player of The Match di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Minggu, 14 Juni 2026 | 20:20 WIB

    Nestory Irankunda (kanan) merayakan gol untuk Timnas Australia ke gawang Turki pada laga Piala Dunia 2026 di Vancouver (13/6/2026). (STU FORSTER/AFP)

    BOLASPORT.COM - Dua tahun telah berlalu, pemain Australia yang pernah melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta bersinar di Piala Dunia 2026.

    Pemain yang dimaksud ialah Nestory Irankunda.

    Saat itu, Irankunda memperkuat Timnas Indonesia vs Australia dengan hasil pertandingan skor 0-0 di pada pertemuan pertama di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada 10 September 2024.

    Kini Irankunda menjadi pemain penting Australia saat melawan Turki di Grup D Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Minggu (14/6/2026).

    Irankunda mencetak gol pertama pada menit ke-27.

    Gol kedua Australia dicetak oleh Connor Metcalfe pada menit ke-75.

    Baca Juga: Kiper yang Dibobol Komang Teguh Catatkan Clean Sheet dan Bawa Timnya Menang di Piala Dunia 2026

    Australia menang dengan skor 2-0.

    Irankunda pun dinobatkan sebagai Superior Player of the Match.

    Pemain 20 tahun itu senang bisa mencetak gol pertamanya di Piala Dunia.

    "Rasanya luar biasa, mencetak gol di debut saya di Piala Dunia," kata Irankunda, dilansir dari FIFA.

    "Ini baru kedua kalinya kami menang di laga pembuka, dan kami sangat bangga serta berharap semua orang di rumah juga bangga," ujarnya.

    Ia mengaku tidak memiliki target secara individu.

    "Terkait [rekor individu], sejujurnya saya tidak memikirkan hal-hal seperti itu.

    "Saya hanya mencoba bermain sebaik mungkin saat membela tim nasional, dan itulah yang saya lakukan hari ini.

    "Saya memberikan segalanya.

    "Jelas, kaki saya akhirnya habis juga, tetapi itulah yang saya cintai—memberikan segalanya untuk negara yang telah memberi saya segalanya," ujarnya.

    Sementara itu, dirinya terinspirasi oleh Tim Cahill.

    "Ini untuk Timmy Cahill, dia inspirasi terbesar saya di sepak bola Australia," kata Irankunda.

    "Saya selalu mengaguminya dan ingin bertemu dengannya.

    "Saya harus melakukan selebrasi itu untuk negara ini, untuk mengingatkan mereka, dan menunjukkan kepada anak-anak muda bahwa siapa pun yang kalian kagumi, kalian bisa menjadi seperti mereka suatu hari nanti.

    "Itu tujuan saya, menjadi seperti Timmy Cahill suatu hari nanti," katanya.

    Komentar
    Additional JS