Pertahanan Bayern Payah: 3 Laga, Kebobolan 11 Gol - detik
Pertahanan Bayern Payah: 3 Laga, Kebobolan 11 Gol
Munich -
Lini belakang Bayern Munich disorot lagi setelah hasil seri melawan juru kunci Heidenheim. Bayern terlalu banyak kebobolan, khususnya dalam tiga laga terakhir.
Bertanding di depan publik sendiri di Allianz Arena pada Sabtu (2/5/2026) malam WIB, Bayern harus puas dengan skor 3-3. Die Roten, yang sudah memastikan titel juara Bundesliga, ketinggalan dua gol dulu usai kemasukan gol-gol Budu Zivzivade dan Eren Dinkci dalam 31 menit pertama.
Sepasang gol Leon Goretzka membawa Bayern menyamakan di awal babak kedua. Heidenheim kembali di depan setelah Zivzivade mencetak gol ketiga. Michael Olise menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan dengan golnya di detik-detik akhir permainan.
Hasil ini akan jadi modal Bayern Munich dalam melakoni laga hidup-mati melawan Paris Saint-Germain di semifinal leg kedua Liga Champions, tengah pekan nanti. Bayern mesti menang dengan selisih minimal dua gol untuk lolos langsung ke final.
Akan tetapi, kurang solidnya lini belakang Bayern jadi kekhawatiran jelang duel kontra PSG. Dalam sepekan, raksasa Bavaria itu kemasukan total 11 gol di tiga pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, alias rata-rata kebobolan 3,6 gol per laga. Sekalipun, di sisi lainnya Bayern juga tajam usai 11 kali mencetak gol.
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany mengakui timnya memang kemasukan terlalu banyak gol. Namun, bagi Kompany reaksi Bayern lah yang paling penting.
"Sekarang pertandingannya sudah selesai, semua pemain fit dan itulah yang kami inginkan untuk pertandingan selanjutnya (melawan PSG)," ujar pelatih asal Belgia itu di Reuters.
"Sebagai mantan seorang pemain bertahan aku tahu perasaan yang datang dengan kebobolan banyak gol dalam sepekan. Paris, Mainz, dan Heidenheim, kami memang kebobolan terlalu banyak gol... tapi kami selalu menunjukkan reaksi," imbuh Kompany.
(rin/ran)