Konvoi Persib Ricuh, Bawa Senjata Tajam Diamankan Polisi - Liputan6
Konvoi Persib Ricuh, Bawa Senjata Tajam Diamankan Polisi
Mereka berkonvoi menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong yang bising.
Advertisement
Liputan6.com, Cianjur- Konvoi perayaan gelar juara Persib Bandung di wilayah Cianjur, Jawa Barat, berujung penangkapan. Polisi terpaksa mengamankan sejumlah orang karena kedapatan membawa senjata tajam dan berkendara dalam kondisi mabuk.
Awalnya, rombongan tersebut melintasi Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan Mapolres Cianjur, Sabtu (23/5/2026). Mereka berkonvoi menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong yang bising.
Advertisement
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi mengungkapkan, saat petugas menghentikan dan melakukan pemeriksaan, mereka menemukan minuman keras yang disembunyikan di dalam jok sepeda motor.
Advertisement
Tak berselang lama, petugas juga menghentikan sebuah mobil bernomor polisi F 1298 WL yang menggunakan knalpot bising. Bukannya kooperatif, pengemudi mobil tersebut justru berusaha kabur dan nyaris menabrak petugas yang berjaga.
Setelah berhasil dihentikan, mobil berisi seorang sopir dan dua penumpang itu ternyata dalam pengaruh minuman keras. Polisi juga menemukan senjata tajam berupa pisau di dalam mobil.
"Tadi ada beberapa orang yang kami amankan saat konvoi merayakan gelar juara Persib. Karena mereka dalam pengaruh minuman keras dan didapati membawa senjata tajam," ungkap Alexander.
Advertisement
Diduga Konsumsi Obat Terlarang
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6776860/original/073963400_1779575649-337244.jpg)
Selain mabuk miras, rombongan tersebut juga diduga kuat berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang.
"Sedang dites urine. Diduga mengonsumsi obat terlarang juga, karena melantur saat ditanya oleh petugas," jelas dia.
Selain itu, pihaknya juga mengamankan lebih dari 100 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi surat-surat kendaraan yang sah.
"Kami tindak yang menggunakan knalpot brong saat konvoi. Sekarang kendaraannya kami amankan, dan bisa diambil setelah knalpotnya diganti dengan bawaan pabrik," jelas dia.
Alexander menegaskan, tindakan ini diambil untuk memastikan perayaan gelar hattrick juara Persib Bandung di Cianjur dapat berjalan dengan aman dan tertib.
"Ini semua demi kenyamanan bersama. Jangan sampai gelar juara Persib, tim kebanggaan kita, dicederai oleh tindakan oknum-oknum ini. Kita rayakan kemenangan Persib dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban," terang dia.
Advertisement
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID.
Liputan6.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Rekomendasi
Advertisement