0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured IBF Juara Spesial Tinju WBA WBO

    Hasil Tinju Dunia: Hantam Michael Eifert, Dmitry Bivol Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat Ringan WBA, WBO dan IBF - TvOneNews

    18 min read

     

    Hasil Tinju Dunia: Hantam Michael Eifert, Dmitry Bivol Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat Ringan WBA, WBO dan IBF



    Hasil tinju dunia, di mana Dmitry Bivol sukses meraih kemenangan atas Michael Eifert lewat keputusan mutlak dalam duel penuh selama 12 ronde.

    • Reporter :

      Tim Sport tvonenews.com

    • Editor :

    Minggu, 31 Mei 2026 - 07:58 WIB

    Petinju rusia, Dmitry Bivol

    Sumber :

    • Instagram.com/@wbaboxingofficial

    Jakarta, tvOnenews.com - Hasil tinju dunia, di mana Dmitry Bivol sukses meraih kemenangan atas Michael Eifert lewat keputusan mutlak dalam duel penuh selama 12 ronde.

    Duel tinju dunia antara Dmitry Bivol (25-1,12 KO) vs Michael Eifert (13-2, 5 KO) di kelas berat ringan telah selesai digelar di  UGMK Arena di Ekaterinburg, Rusia pada Minggu (31/5/2026) pagi WIB.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Hasilnya Dmitry Bivol mampu mengalahkan Michael Eifert lewat keputusan mutlak usai ketiga juri memberikan penilaian 120-107, 120-107, 120-107 di kandang sendiri.

    Kemenangan ini juga membuat Dmitry Bivol berhasil mempertahankan gelar juara kelas berat ringan WBAWBO dan IBF, setelah sempat absen 15 bulan karena cedera.

    Jalannya Pertarungan:

    Ronde pertama, Dmitry Bivol sempat menjatuhkan Eifert dengan hook kiri keras. Meski tak melakukan serangan lebih lanjut, sang tuan rumah mendominasi lewat pukulan jab ketimbang Michael Eifert.

    Baca Juga

    Ronde kedua, Bivol mulai mendominasi duel tinju dunia ini. Ia beberapa kali mendaratkan pukulan balasan, berupa kombinasi hook kiri ke badan dan kepala. Eifert sempat membalas Bivol dengan pukulan kanan, namun lawannya masih mendominasi.

    Ronde ketiga, Bivol terus mengontrol jarak dan sehingga pukulan Eifert kurang efektif. Sejumlah pukulan kanan dan uppercut terus mendarat ke arah Eifert.

    Ronde keempat, meski sempat mencetak knockdown namun, Bivol tidak mau terburu-buru meraih kemenangan KO. Ia lebih memilih fokus mengerahkan jab dan serangan balik.

    Ronde kelima, Dmitry Bivol terus menemukan ritme permainnya. Hook kiri dan pukulan kanan beberapa kali efektif sehingga membuat Eifert terus berada di bawah tekanan.

    Ronde keenam, Michael Eifert sempat sukses mendaratkan double jab, namun Bivol masih dominan. Hook kiri, jab, dan kombinasi pukulan Bivol kembali menghasilkan poin. 

    Ronde ketujuh, Bivol membuka ronde dengan lebih agresif dan terus unggul lewat jab serta kombinasi pukulan. Namun lagi-lagi ia belum mau menyelesaikannya lewat KO/TKO.

    Ronde kedelapan, Dmitry Bivol sempat kehilangan keseimbangan namun beruntung Eifert tak memberikan serangan yang membuatnya dalam posisi bahaya. Ia kemudian membalasnya dengan pukulan ke badan dan hook kiri yang terus menghasilkan poin.

    Ronde kesembilan, sang tuan rumah masih terus menunjukkan dominasinya terutama lewat serangkaian jab keras yang membuat Eifert kelimpungan untuk memberikan serangan balasan.

    Ronde 10, Bivol sempat melancarkan beberapa kombinasi pukulan, tetapi kembali mengandalkan jab. Sedangkan Eifert belum memberikan perlawanan berarti.

    Ronde 11, Bivol meningkatkan tekanan dan beberapa kali memojokkan Eifert. Hook kiri keras beberapa kali mendarat di wajah dan tubuh sehingga lawannya sempat terguncang.

    Ronde 12, Bivol mencoba menaikkan tempo pertarungan dengan lebih banyak kombinasi pukulan. Namun ia tetap tidak mengambil risiko besar untuk mengejar KO hingga bel berbunyi.

    Hingga akhirnya juri memberikan kemenangan untuk Dmitry Bivol lewat keputusan mutlak atas Michael Eifert (120-107, 120-107, 120-107). Hasil ini juga membuat Bivol mempertahankan gelar juara kelas berat ringan WBA, WBO dan IBF.

    (nad)

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Jangan Lewatkan

    Blokade Laut AS Terhadap Iran Masih Berlaku, Iran: Khianati Diplomasi

    Blokade Laut AS Terhadap Iran Masih Berlaku, Iran: Khianati Diplomasi

    Amerika menegaskan blokade angkatan laut AS terhadap Iran di Selat Hormuz masih berlaku.

    Dedi Mulyadi Sayangkan Mentalitas Sebagian Orang Tua yang Ngaku Tak Punya Uang untuk Pendidikan Anak, tapi Konsumtif untuk Gaya Hidup

    Dedi Mulyadi Sayangkan Mentalitas Sebagian Orang Tua yang Ngaku Tak Punya Uang untuk Pendidikan Anak, tapi Konsumtif untuk Gaya Hidup

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menayangkan mentalitas sebagian orang tua yang sering mengaku-ngaku tidak punya uang untuk pendidikan anak, tapi gaya hidupnya konsumtif. 

    Nova Arianto Terapkan Sentuhan Ala Shin Tae-yong, Mental Pemain Timnas Indonesia Langsung Ditempa di TC Medan Jelang Piala AFF U-19 2026

    Nova Arianto Terapkan Sentuhan Ala Shin Tae-yong, Mental Pemain Timnas Indonesia Langsung Ditempa di TC Medan Jelang Piala AFF U-19 2026

    Timnas Indonesia U-19 matangkan persiapan jelang Piala AFF U-19 2026. Hari pertama TC di Medan, pelatih Nova Arianto memilih fokus membangun mental bertanding.

    BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Miliki Properti Impian

    BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Miliki Properti Impian

    BRI terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi finansial yang relevan bagi masyarakat melalui program “BRI KPR Solusi”.

    Pesan Mendalam Dedi Mulyadi untuk Warga Jabar, Keprihatinan terhadap Bahaya Pinjaman Online

    Pesan Mendalam Dedi Mulyadi untuk Warga Jabar, Keprihatinan terhadap Bahaya Pinjaman Online

    Belum lama ini Dedi Mulyadi menyampaikan pesan mendalam untuk warganya. Hal ini sebagai bentuk keprihatinannya terhadap bahaya pinjaman online.

    Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Diri

    Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Diri

    Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

    Komentar
    Additional JS