0
News
    Home Barcelona Berita Featured Liga Champions Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial UEFA

    Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Barcelona Tersingkir, Bintangnya Berpotensi Disanksi UEFA - Bolasport

    6 min read

     

    Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Barcelona Tersingkir, Bintangnya Berpotensi Disanksi UEFA


    Barcelona bak jatuh tertimpa tangga setelah bintangnya, Raphinha (kanan), terancam sanksi UEFA. (JOSEP LAGO/AFP)

    BOLASPORT.COM - Nasib nahas menimpa Barcelona di Liga Champions 2025-2026. Usai tersingkir, salah satu bintangnya, Raphinha, kini berpotensi disanksi UEFA.

    Blaugrana harus angkat koper lebih cepat usai disingkirkan Atletico Madrid di babak perempat final kompetisi antarklub paling elite se-Eropa.

    Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions tak lepas dari kekalahan dengan agregat 2-3 usai melakoni dua leg kontra Los Rojiblancos.

    Dalam leg pertama yang digelar di Camp Nou, raksasa Catalunya takluk dengan skor 0-2, Kamis (9/4/2026) WIB.

    Kemudian saat leg kedua, mereka sukses menang di markas Atletico.

    Sayangnya, kemenangan yang didapat hanya dengan skor 2-1, Rabu (15/4/2026) WIB.

    Praktis kekalahan agregat 2-3 membuat pasukan Hansi Flick tersingkir lebih cepat dari kompetisi.

    Setelah tersingkir, Barcelona harus mendapati kenyataan pahit lainnya karena salah satu pemainnya terancam disanksi UEFA.

    Pemain mereka yang terancam disanksi induk sepak bola Uni-Eropa itu adalah Raphinha, yang kebetulan absen di leg pertama dan kedua.

    Karena tak tampil di dua pertandingan itu, apa yang membuat winger asal Brasil berpotensi mendapat hukuman?

    Baca Juga: Bawa-Bawa Kata Rampok, Raphinha Mencak-Mencak usai Barcelona Tersingkir dari Liga Champions

    Dilansir BolaSport.com dari  dua media Spanyol, Marca dan Diario AS, Raphinha berpotensi disanksi UEFA karena komentar dan gesturnya usai leg kedua.

    Pascalaga leg kedua, eks pemain Leeds United itu menyerang kinerja wasit, Clement Turpin, yang menurutnya berat sebelah.

    Bahkan secara blak-blakan, dia menyebut Barcelona dirampok oleh keputusan-keputusan yang dikeluarkan wasit asal Prancis itu.

    "Itu (pertandingan leg kedua) benar-benar perampokan," tuturnya pascalaga, dikutip BolaSport.com dari Marca.

    "Wasit mengalami banyak masalah. Ada keputusan-keputusan yang luar biasa. Saya tidak tahu berapa banyak pelanggaran yang dilakukan Atlético Madrid tanpa mendapatkan kartu," lanjutnya.

    Komentar itu dilaporkan bisa membuat UEFA menjatuhkan sanksi larangan bertanding sebanyak tiga kali di kompetisi Eropa kepadanya.

    Pasalnya, Neymar pernah mendapat sanksi tersebut karena bersikap sepertinya dengan mengkritisi kinerja wasit.

    Tak hanya sanksi karena mengkritik wasit, Raphinha juga terancam sanksi lainnya karena gesturnya ke pendukung Atletico.

    Saat hadir di Stadion Wanda Metropolitano, dia melakukan gesture ke pendukung lawan dengan mengisyaratkan Atletico akan tersingkir di babak selanjutnya.

    Baca Juga: Eropa Telah Usai, Waktunya Barcelona Move On Rebut Gelar Liga Spanyol

    Gesture tersebut membuat Raphinha kemudian mendapat kritikan tajam dari banyak pihak, terutama pendukung Atletico.

    Praktis hal ini membuatnya buka suara dengan meminta maaf dan menyebut gesturnya tercipta karena pendukung lawan tak menghormatinya.

    "Saya meminta maaf atas tindakan saya, yang tidak mencerminkan nilai-nilai atau karakter saya," tulis permintaan maafnya di media sosial Instagram.

    "Itu adalah tindakan yang dilakukan dalam momen tegang, sebagai respons terhadap seorang penggemar yang tidak menghormati saya," lanjutnya.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS