0
News
    Home Donald Trump Featured FIFA Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Iran

    Abaikan Titah Donald Trump, Presiden FIFA: Iran Harus Main di Piala Dunia! - Bolasport

    5 min read

     

    Abaikan Titah Donald Trump, Presiden FIFA: Iran Harus Main di Piala Dunia!


    Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengabaikan titah Donald Trump dan mewajibkan Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026. (JIM WATSON/AFP)

    BOLASPORT.COM – Presiden FIFAGianni Infantino, mengabaikan titah Donald Trump dan mewajibkan Timnas Iran datang ke Amerika Serikat (AS) untuk tampil di Piala Dunia 2026.

    Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) itu secara tersurat melarang Team Melli datang ke negaranya dan mentas di ajang tersebut.

    Larangan Timnas Iran masuk ke Negeri Paman Sam dan tampil di Piala Dunia 2026 tak lepas dari eskalasi politik antara kedua negara dalam beberapa bulan terakhir.

    "Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan datang ke Piala Dunia," tulis Trump dalam akun di media sosial ciptaannya sendiri, Truth Social.

    "Tetapi, saya rasa tidak pantas kalau mereka datang ke AS, untuk kehidupan dan keselamatan mereka sendiri," tambahnya.

    Adanya larangan ini juga dibarengi pengakuan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, yang menyebut tim nasionalnya ragu bisa berpartisipasi atau tidak.

    "Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kita, dalam keadaan apa pun kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," ujarnya.

    Adanya larangan Trump dan pernyataan Donyamali, FIFA pun lantas buka suara soal kesertaan Iran di ajang tersebut.

    Melalui Presidennya, Gianni Infantino, induk sepak bola itu mewajibkan Iran untuk tampil di kompetisi tersebut.

    Baca Juga: Presiden FIFA Klaim Timnas Iran akan Tetap Terjun di Piala Dunia 2026

    Hal ini diungkapkan Infantino dalam forum Invest America CNBC di Washington D.C, seperti yang dikutip BolaSport.com dari CNBC.

    Pria keturunan Italia itu menyebut Timnas Iran wajib datang ke Amerika Serikat dan berpartisipasi karena mewakili jutaan masyarakat di negaranya.

    Apalagi Infantino mengonfirmasi jika para pemain Team Melli telah berkomitmen untuk tampil di ajang tersebut.

    Pria berusia 56 tahun itu juga berharap situasi yang ada saat ini mereda, sehingga Piala Dunia 2026 bisa berjalan dengan damai.

    Baginya, sepak bola tidak bisa dikaitkan dengan politik, sehingga Iran harus datang dan ikut serta dalam kejuaraan tersebut.

    "Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan damai, itu pasti akan membantu," buka Infantino.

    "Tetapi Iran harus datang, tentu saja. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain."

    "Mereka harus bermain (karena) olahraga (sepak bola)seharusnya berada di luar politik."

    "Kita memang tidak tinggal di bulan, kita tinggal di Bumi. Jika tidak ada orang lain yang percaya dalam membangun jembatan dan menjaganya tetap utuh dan bersatu, maka kita melakukan itu," pungkasnya.

    Baca Juga: Respons FIFA usai Timnas Iran Minta Venue Piala Dunia 2026 Dipindah dari AS

    Sebelumnya, pihak Iran sempat meminta agar venue pertandingannya dipindah dari Amerika Serikat ke Meksiko.

    Tetapi permintaan itu mendapat penolakan dari FIFA yang sudah menentukan logistik dan jadwal Piala Dunia 2026.

    Timnas Iran sendiri dijadwalkan akan memainkan fase grupnya di Los Angeles kontra Selandia Baru dan Belgia.

    Setelahnya mereka akan bertanding di Seattle saat melakoni laga terakhir fase grup kontra Mesir.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS