0
News
    Home Al Nassr Women Berita Featured Juara Rudy Eka Priyambada Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Rudy Eka Priyambada Blak-blakan! Raih Empat Gelar Bersama Al Nassr Women, Sempat Kesulitan Ngobrol dengan Pemain - Jawa Pos

    3 min read

     

    Rudy Eka Priyambada Blak-blakan! Raih Empat Gelar Bersama Al Nassr Women, Sempat Kesulitan Ngobrol dengan Pemain

    Rudy Eka Priyambada. (instagram @rudyekaprimbadapro)

    JawaPos.com - Keputusan Rudy Eka Priyambada untuk berkarir di Arab Saudi cukup tepat. Empat gelar didapatnya bersama Al Nassr Women. Bahkan, dia punya kans untuk menambah satu gelar lagi.

    Rudy Eka Priyambada masih belum bisa percaya dengan jalan hidup yang sedang dia jalani. Berawal dari tawaran menjadi asisten pelatih di Al Nassr Women melalui DM instagram Agustus tahun lalu, pelatih berusia 43 tahun itu ternyata sangat sukses berkarir di kasta tertinggi sepak bola Arab Saudi. 
    Sudah tiga gelar dipersembahkannya untuk Al Nassr Women tahun ini. Yakni Super Cup, Winter Cup, Liga Arab Saudi, dan King Cup tahun lalu. Bahkan, satu gelar lagi, yakni King Cup 2026 kemungkinan besar akan menambah koleksi trofinya. Al Nassr Women berhasil lolos ke semifinal. 

    ''Rahasia kenapa saya sukses ya karena support system di Al Nassr Women bagus,'' jelasnya.
     Mulai dari pemilihan pemain, khususnya asing. ''Ada enam pemain asing, harus mumpuni, top level,'' jelasnya. 

    Dari sisi fasilitas sangat lengkap. Lapangan latihan, gym, tempat tinggal, fasilitas penunjang lainnya seperti kendaraan pribadi disediakan dengan baik. ''Kalau tandang juga kami menginap di hotel bintang 5,'' ujarnya. 

    Rudy Eka menambahkan soal adaptasi tidak ada masalah. Di Al Nassr Women, komunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Inggris. Mantan pelatih Gresik United itu juga sudah terbiasa hidup merantau sejak muda. 

    Namun, ada satu hal yang sempat membuatnya shock culture saat awal-awal bergabung. Karena tinggal di negara yang memakai hukum Islam di dalamnya, Rudy Eka mengaku tidak bisa sembarangan berkomunikasi dengan pemain Al Nassr Women. Baik lokal ataupun asing. 

    ''Saya tidak boleh terlalu dekat. Tidak boleh ngobrol empat mata saja sama perempuan (pemain) di sini,'' ungkapnya. 

    Saat menjelaskan soal program latihan ataupun taktikal, Rudy Eka mengaku sangat berhati-hati. Dia harus memastikan semua 'aturan' yang ada ditaatinya. 

    ''Kami juga tidak boleh pegangan tangan ataupun sentuhan dengan pemain,'' paparnya. 

    Di luar latihan atau pertandingan, Rudy Eka juga tidak diperbolehkan jalan-jalan berdua ataupun dengan beberapa pemain Al Nassr Women di tempat umum. ''Waktu pertandingan, pemain masuk dulu, persiapan ganti baju dan lain-lain. Setelah selesai, baru staf pelatih masuk melakukan briefing,'' tuturnya. 

    Tapi seiring berjalannya waktu, pelatih yang punya lisensi A Pro AFC itu terbiasa dengan aturan yang ada. Apalagi, dia banyak dibantu oleh manajer sekaligus pelatih di Al Nassr Women yakni Aziz Alalnwi. 

    Nah, soal tugas, Rudy Eka memegang peranan yang sangat penting. Dia jadi asisten pelatih yang bertugas melakukan observasi kekurangan baik latihan dan pertandingan serta taktikal persiapan untuk pertandingan.

    ''Staf pelatih di sini juga dari banyak negara. Jadi kami saling support,'' bebernya. 

    Rudy Eka berharap karirnya bisa panjang di sepak bola Arab Saudi. Setidaknya, hingga 8 tahun ke depan.

    ''Sampai piala dunia di sini. Ingin merasakan bagaimana sih piala funia di Arab Saudi,'' tegasnya. 

    Komentar
    Additional JS