0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FFF PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Perancis

    PSSI Kolaborasi dengan FFF, Timnas U17 Indonesia Putri Terbang ke Perancis - Kompas

    8 min read

     

    PSSI Kolaborasi dengan FFF, Timnas U17 Indonesia Putri Terbang ke Perancis



    KOMPAS.com - PSSI resmi bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) sebagai upaya percepatan pengembangan sepak bola usia dini terutama untuk sepak bola putri.

    Kolaborasi ini juga berpotensi membuka pertukaran informasi termasuk mengirim pemain Timnas Indonesia putri ke Perancis.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    ‎Acara tersebut berlangsung di Institut Francais d'Indonesie (IFI), Kedutaan Besar Perancis, Jakarta, pada Rabu (15/4/2026).

    Agenda ini turut dihadiri oleh sejumlah petinggi PSSI, mulai dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Anggota Eksekutif (Exco), Vivin Cahyani. 

    Benarkah Ribuan Helikopter Turkiye Diterbangkan untuk Bantu Iran?

    Di samping itu, juga terdapat Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Fabien Penone serta perwakilan FFF, Ludovic Debru.

    Baca juga: Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Kaledonia Baru 4-2: Garuda Pertiwi Rebut Tempat Ketiga

    Para kerja sama ini, terdapat sejumlah fokus utama yang akan dijalankan oleh kedua belah pihak, terkait pengembangan akademi sepak bola untuk perempuan, salah satunya coaching clinic.

    Program Next Goal melibatkan 400 talenta muda pesepak bola putri dan 60 pelatih sepak bola putri. 

    Klinik pelatihan telah terlaksana di Lapangan Sidolig, Bandung, 11-12 April silam, dengan bintang Persib asal Perancis, Layvin Kurzawa turut ambil bagian.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    ‎Vivin mengatakan kerja sama ini membuka kesempatan bagi pemain Timnas U17 Indonesia Putri untuk menjalani pelatihan ke Perancis, tepatnya di Clairefontaine pada 3-9 Mei 2026.

    ‎Clairefontaine sendiri merupakan pusat sepak bola nasional yang mengkhususkan diri dalam pelatihan pemain sepak bola Perancis.

    Baca juga: Timnas U17 Putri Indonesia Siap Ditempa di Akademi Perancis yang Lahirkan Mbappe

    ‎"Program kita ini adalah berkelanjutan, yang pertama adalah coaching clinic yang kita adakan di tanggal 11 dan 12 kemarin di Bandung," kata Vivin, Rabu (15/4/2026). ‎

    ‎"Kemudian workshop untuk sports management kemarin di FIFA Office yang digagas oleh Garuda Academy dengan pemerintah Perancis," jelasnya.

    Kirim 28 Delegasi

    ‎Lebih lanjut, Exco PSSI tersebut menyatakan bakal ada total 28 delegasi yang nantinya dikirim ke Clairefontaine, meliputi 20 pemain dan delapan ofisial.

    Para pemain tersebut diambil dari kompetisi usia muda Hydroplus Soccer League yang digabung dengan pemain timnas U17 yang sudah ada.

    ‎"Yang terakhir adalah kegiatan pengiriman Timnas Junior (U-17) ke Clairefontaine," kata Vivin. 

    Baca juga: Javier Mascherano Tinggalkan Pesan Haru Usai Berpisah dengan Inter Miami

    Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan program kerja sama ini merupakan program berkelanjutan sebagai upaya peningkatan permainan dan pengembangan sepak bolanya.

    "Dengan program yang dikerjasamakan Kedutaan Besar Perancis bersama FFF merupakan kontinuiti. Next Goal itu banyak sekali para pemainnya direkrut dari kompetisi di bawahnya yang sekarang sudah berjalan hampir 3 tahun," kata Erick.

    "Database-nya 40 ribu pemain putri yang selama ini tak punya wahana berkompetisi dan berkesinambungan dengan timnas junior yang memang kita coba terus tingkatkan jumlah dari segi permainan nya dan peningkatan development-nya yang sekarang juga dibantu oleh pemerintah Perancis dan federasi sepak bola Perancis," tutur dia.

    ‎Di sisi lain, Ludovic Debru sebagai perwakilan FFF menjelaskan bahwa pengembangan sepak bola putri selaras dengan visi misi federasi Perancis. 

    Bahkan, dia menyebut Indonesia memiliki kemiripan dengan negara asal Napoleon Bonaparte tersebut.

    Baca juga: Fajar Alfian Jadi Kapten Tim Beregu Putra, Bidik Gelar Thomas Cup 2026

    ‎Menurutnya, Perancis dan Indonesia memiliki kesamaan terkait fase baru dalam pengembangan sepak bola putri nasional. 

    ‎"Kami adalah federasi saudara, jadi kami memiliki tantangan yang sama, persis sama. Dan yang bisa kami katakan, ada hal-hal yang bisa kami ubah dan hal-hal lain yang tidak bisa," ujar Debru.

    "Tetapi melibatkan lebih banyak perempuan dalam sepak bola, ini adalah sesuatu yang baru sejak Piala Dunia 2019 di Perancis, di mana semakin banyak perempuan yang mencari pertandingan sepak bola, tidak hanya pertandingan pria tetapi juga pertandingan wanita."

    ‎"Jadi, saya pikir ini bukan masalah tentang apa yang sulit, tetapi lebih tentang apa yang bisa kita lakukan. Dan program semacam ini adalah targetnya. Semakin banyak Anda terlibat dan generasi juga berubah, Anda dapat melihat gadis-gadis kecil, Anda dapat melihat wanita muda, jadi itu akan menjadi dunia yang berbeda," lanjutnya. 

    Baca juga: Semangat Membara Nikolaus Joaquin Jalani Debut di Piala Thomas 2026

    ‎Sementara itu, Duta Besar Perancis, Fabien Penone menyebut bahwa dinamika sepak bola putri sejatinya bukan hanya masalah di dua negara tersebut, melainkan seluruh dunia.

    Pemberdayaan Perempuan

    ‎Menurutnya, ini juga sejalan dengan isu representasi hingga pemberdayaan perempuan, khususnya di ranah sepak bola nasional. 

    ‎"Jika boleh, satu kata saja. Isu olahraga perempuan bukan hanya isu bagi Indonesia, tetapi isu di seluruh dunia. Dan kami juga berjuang, mengalaminya di Perancis. Ini adalah isu organisasi, tetapi pada dasarnya ini adalah isu representasi, pemberdayaan perempuan," jelas Penone. 

    ‎"Dan apa yang kami lakukan di Perancis, apa yang Anda lakukan di sini, adalah menciptakan peluang bagi para gadis muda ini untuk merasa cukup percaya diri untuk menjadi pemain di masa depan," tutupnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS