Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026 hingga Fajar/Fikri Tanding sambil Tahan Air Mata, Pundit Denmark Yakin Ada yang akan Dipecat - Semua Halaman - Bolasport
Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026 hingga Fajar/Fikri Tanding sambil Tahan Air Mata, Pundit Denmark Yakin Ada yang akan Dipecat - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 29 April 2026 | 10:44 WIB
BOLASPORT.COM - Kegagalan lolos dari babak penyisihan grup Thomas Cup 2026 menjadi pukulan besar bagi Indonesia. Dari Denmark yang menjadi tuan rumah, sebuah perubahan digadang-gadang.
Tim bulu tangkis putra Indonesia harus angkat koper lebih cepat ketika Thomas & Uber Cup 2026 bahkan belum merampungkan seluruh pertandingannya.
Indonesia sudah dipastikan tersingkir pada partai keempat dengan Prancis yang berlangsung pada Selasa (24/4/2026) di Forum Horsens, Denmark.
Ketertinggalan 0-4 jadi penyebabnya.
Indonesia pantang meraih hasil yang lebih buruk dari kalah 2-3 untuk menjaga asa lolos dari grup yang berisi Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Skuad Merah Putih akhirnya kalah dalam selisih kemenangan partai (9-6) dari Thailand (11-4) dan Prancis (10-5) yang mendapatkan dua posisi teratas untuk lolos ke perempat final.
Mengesampingkan kemenangan telak 5-0 atas Aljazair yang kompak diraih, ketiga negara saling mengalahkan dalam persaingan untuk ke fase knock-out.
Thailand paling baik dengan dapat menang 4-1 atas Prancis dan hanya kalah 2-3 dari Indonesia. Sedangkan Prancis dapat bangkit dari situasi yang paling tidak menguntungkan.
Ketika Christo Popov dkk. merayakan keberhasilan sejak unggul 4-0 untuk garansi lolos dari fase grup, Indonesia sebaliknya.
Pemandangan pilu kian terlihat saat ganda putra pertama, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tampil pada partai kelima yang sudah tidak menentukan.
Mereka berusaha tegar tetapi kesedihan tetap terpancar.
Dalam satu kesempatan pada awal gim kedua, Fajar yang kembali dipercaya sebagai kapten tim pun terlihat menghela napas panjang lalu sedikit sesenggukan.
gatega bgt gua pada main nahan nangis pic.twitter.com/ro6TjeO0m6
— Pia (@piaajy) April 28, 2026
Fajar/Fikri akhirnya memang menang dengan skor 21-18, 19-21, 21-11 atas Christo Popov/Toma Junior Popov yang bermain rangkap tetapi hasil itu tak lagi menentukan.
Kegagalan Indonesia untuk lolos dari fase grup memang tak terbayangkan.
Alasan pertama tentu adalah status negara tersukses di Thomas Cup dengan 14 gelar dan fakta bahwa secara peringkat Indonesia masih di atas dengan posisi unggulan kedua.
Selain itu, Indonesia tak pernah gagal lolos ke final dalam tiga edisi terakhir dengan rincian juara pada edisi 2020 (digelar pada 2021) lalu runner-up pada 2022 dan 2024.
Ini merupakan pertama kalinya Indonesia gagal lolos dari fase grup Thomas Cup.
Pundit asal Denmark, Jim Laugesen, menyebut kegagalan Indonesia itu sebagai sesuatu yang sangat mengerikan.
"Ini sungguh mengerikan. Ini sebuah sensasi yang besar," ucap mantan pebulu tangkis itu dalam analisisnya di TV2 Sport Denmark.
"Para pemain dan pelatih (Indonesia) sebaiknya jangan mengecek media sosial mereka karena akan ada keributan."
"Hasil ini sangat buruk bagi mereka."
"Saya pikin akan ada yang diberhentikan. Indonesia adalah negara bulu tangkis yang besar. Yang akan dipecat adalah orang-orang di tingkat atas. Mungkin pelatih baru?"
HASIL THOMAS CUP 2026
Grup D: Indonesia 1-4 Prancis
- MS1: Jonatan Christie vs Christo Popov 19-21, 14-21
- MS2: Alwi Farhan vs Alex Lanier 16-21, 19-21
- MS3: Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov 22-20, 15-21, 20-22
- MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi 19-21, 19-21
- MD2: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov 21-18, 19-21, 21-11
KLASEMEN AKHIR GRUP D THOMAS CUP 2026
| Pos | Tim | Poin | Main | Menang | Selisih Partai | Selisih Gim | Selisih Poin |
| 1 | Thailand | 2 | 3 | 2 | 11-4 | 23-12 | 658-532 |
| 2 | Prancis | 2 | 3 | 2 | 10-5 | 23-11 | 652-514 |
| 3 | Indonesia | 2 | 3 | 2 | 9-6 | 21-14 | 695-553 |
| 4 | Aljazair | 0 | 3 | 0 | 0-15 | 0-30 | 224-630 |