0
News
    Home Anthony Ginting Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Spesial Thomas Cup Thomas-Uber Cup

    Hasil Thomas Cup 2026 - Anthony Ginting Kalah Dramatis, Nasib Indonesia di Tangan 2 Ganda - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Hasil Thomas Cup 2026 - Anthony Ginting Kalah Dramatis, Nasib Indonesia di Tangan 2 Ganda  - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Rabu, 29 April 2026 | 02:40 WIB


    Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, pada laga pertama grup Thomas Cup 2026 melawan Aljazair di Forum Horsens, Denmark, Jumat (24/6/2026). (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, memberi poin pertama bagi Indonesia pada laga terakhir Grup D Thomas Cup 2026.

    Melawan Toma Junior Popov di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, Ginting kalah dengan skor, 22-20, 15-21, 20-22 sehingga Indonesia menipiskan selisih skor, 1-2 dari Prancis.

    Kemenangan ini cukup mahal karena Ginting meraihnya setelah sempat kram dan tidak diizinkan wasit untuk memberikan spray pendingin di kakinya. Prancis sebelumnya sudah mengantongi keunggulan, 2-0 setelah kemenangan Christo Popov dan Alex Lanier.

    Jalannya pertandingan.

    Ginting mengawali gim pertama dengan memimpin, 5-1. Dia mempertahankan keunggulan, 9-4.

    Ginting meneruskan dominasinya lewt backhand dan menjauh pada interval, 11-7.

    Selepas jeda interval, Toma mendekat, 9-11 setelah melumpuhkan serangan backhand Ginting.

    Ginting membalas dengan serangan menyilang dan menjauh, 12-9. Reli sengit tak terhirkan yang ditutup dengan smes Toma di sisi kiri belakang permainan Ginting.

    Toma perlahan mendekat, 10-12 yang dibalas Ginting dengan smes menyilang.

    Toma berusaha mendekat 14-15 yang Kembali dijauhi oleh Popov. Ginting menjauh, 17-15.

    Namun, momentum didapat Toma setelah mampu menyamakan skor, 17-17 lewat pukulan menyilang di depan net.

    Ginting merespons dengan menjauh, 18-17 yang langsung disamakan lagi oleh Toma. Pukulan Toma yang melebar mengantar Ginting mencetak game point, 20-19.

    Toma berhasil mencatat skor imbang 20-20 sehingga penentuan pemenang ditentukan melalui adu setting. Ginting menutup dengan kemenangan, 22-20.

    Baca Juga: Hasil Thomas Cup 2026 - Alwi Farhan Ditundukkan Alex Lanier, Prancis Unggul 2-0 atas Indonesia

    Reli sengit membuka gim kedua. Pukulan Ginting yang terlalu melebar memberi poin pertama bagi Toma.

    Ginting berusaha mengejar ketertinggalan, 5-9. Toma mempertebal keunggulan setelah interval.

    Toma semakin menjauh setelah interval, 13-6. Toma yang memegang kendali laga memastikan rubber game dimainnkan.

    Ginting mengawali gim kedua dengan mencetak poin beruntun, 2-0. Skor imbang diukir, 5-5. Ginting menjauh 9-5.

    Toma menipiskan selisih skor, tetapi dia membuat kesalahan yang menguntungan Ginting memimpin pada interval, 11-6.

    Ginting mempertebal keunggulan setelah interval, 12-6. Popov berusaha lepas dari tekanan dengan mencetak poin beruntun setelah interval.

    Toma masih memberikan perlawanan dan perlahan mendekat, 12-13. Anthony sempat meminta spray karena merasa kakinya kram.

    Namun, wasit tidak mengizinkan. Meski begitu, Ginting yang bermain dalam kondisi kurang fit mampu menjauh 14-12.

    Toma memanfaatkan momen tersebut karena pergerakan Ginting menjadi terbatas. Ginting menjauh, 15-14 yang disamakan lagi oleh Toma, 15-15 kerana Ginting mulai bermain kurang fokus.

    Kesalahan pengamatan Toma membawa Ginting menjauh, 16-15. Setelah itu, kedua pemain bergantian mencetak angka 16-16 setelah melalui reli panjang.

    Ginting menjauh 19-17 setelah pengembalian Toma menyentuh net. Toma mendekat dan situasi kembali kritis setelah berhasil menyamakan skor, 19-19. Ginting mencetak game point yang dibalas Toma dengan skor 20-20 sehingga penentuan pemenang melalui adu setting

    Baca Juga: Hasil Thomas Cup 2026 - Jonatan Kena Revans Christo Popov, Indonesia Tertinggal dari Prancis

    Komentar
    Additional JS