0
News
    Home Berita Featured Gianluigi Buffon Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Italia

    Gagal ke Piala Dunia 2026, Buffon Tinggalkan Timnas Italia - detik

    2 min read

     

    Gagal ke Piala Dunia 2026, Buffon Tinggalkan Timnas Italia

    Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance
    Florence -

    Gianluigi Buffon mundur dari jabatan sebagai Ketua Delegasi Timnas Italia. Ia mundur usai Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

    Timnas Italia harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2026. Hal tersebut terjadi usai Gli Azzurri kalah dari Bosnia dan Herzegovina 1-4 lewat adu penalti di final play-off. Laga harus ditentukan lewat adu penalti usai imbang 1-1 selama 120 menit.

    Kegagalan mentas di Piala Dunia 2026 membuat Italia tiga kali secara beruntun gagal lolos ke ajang ini. Sebelumnya, La Nazionale juga absen di Piala Dunia 2018 dan 2022.

    Italia terakhir kalai bermain di Piala Dunia pada edisi 2014. Sebuah hal yang memalukan karena Italia salah satu raksasa sepakbola di dunia dengan torehan empat gelar Piala Dunia.

    Kegagalan ini langsung berdampak pada petinggi sepakbola Italia. Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina resmi mengundurkan diri usai Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

    Menyusul Gravina, Gianluigi Buffon juga meletakkan jabatannya sebagai Ketua Delegasi Timnas Italia. Kiper legendaris Italia itu mundur dari posisi yang didudukinya sejak musim panas 2023.

    Buffon mengumumkan pengunduran dirinya lewat unggahan di akun Instagram milikinya. Ia ingin langsung mengundurkan diri usai laga melawan Bosnia akhir pekan lalu. Namun, ia menahan diri menunggu Gravina mundur lebih dulu.

    "Mengundurkan diri tepat setelah pertandingan melawan Bosnia berakhir adalah tindakan mendesak, tindakan yang datang dari lubuk hati saya. Sespontan air mata yang mengalir di hati saya, dan yang saya tahu saya rasakan bersama kalian semua," ungkap Buffon dalam unggahan di Instragram.

    "Saya diminta untuk menunda sampai semua orang punya waktu untuk merenung. Sekarang setelah Presiden Gravina memilih untuk mundur, saya merasa bebas untuk melakukan apa yang saya rasa sebagai tindakan yang bertanggung jawab. Terlepas dari keyakinan tulus saya bahwa saya telah membangun begitu banyak hal dalam hal semangat tim bersama Rino Gattuso dan semua kolaborator saya dalam waktu yang sangat singkat yang ada untuk tim nasional. Tujuan utamanya adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia dan kami tidak berhasil," lanjutnya.


    Komentar
    Additional JS