0
News
    Home Berita FAM Featured Ismail Idris Naturalisasi Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    Di Tengah Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia, Tunku Ismail Idris Didukung Jadi Presiden FAM - Bola com

    6 min read

     

    Di Tengah Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia, Tunku Ismail Idris Didukung Jadi Presiden FAM

    Bos Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris alias TMJ, didukung untuk menjadi Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) oleh Presiden Persatuan Sepak Bola Kuala Lumpur (KLFA), Syed Yazid Syed Omar.


    Bos Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris alias TMJ, bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Malaysia pada Sabtu (25/10/2025). (Bola.com/Dok.X Tunku Ismail Idris).

    Bola.com, Kuala Lumpur - Bos Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris alias TMJ, didukung untuk menjadi Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) oleh Presiden Persatuan Sepak Bola Kuala Lumpur (KLFA), Syed Yazid Syed Omar.

    TMJ pernah menjadi orang nomor satu di sepak bola Malaysia dalam kurun waktu 2017-2018, namun memilih untuk mengundurkan diri hanya berselang setahun masa kepemimpinannya.

    "Kalau secara pribadi, memang Pemangku Sultan Johor calon paling layak untuk jabatan Presiden FAM. Saya merasa beliau adalah kandidat yang bisa memperbaiki kembali FAM," ujar Syed Yazid Syed Omar dinukil dari Berita Harian.

    "Menurut saya, kita tidak bisa menyalahkan Tunku Mahkota Ismail dalam isu pemalsuan dokumen tujuh pemain. Kita harus mengetahui cerita sebenarnya, tetapi bagi saya, saya tahu itu bukan kesalahan Tunku Mahkota Ismail dalam isu tersebut," jelasnya.

    Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

    2 dari 3 halaman

    Diguncang Skandal

    Diguncang Skandal

    Presiden FIFA dengan pemilik Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris.
    Presiden FIFA dengan pemilik Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris. (Bola.com/Dok.Instagram Tunku Ismail Idris).

    FAM dan sepak bola Malaysia sedang diguncang skandal pemalsuan dan manipulasi dokumen terhadap pemain naturalisasinya yang mengakibatkan hukuman berat dari FIFA.

    Kasus ini berawal dari program Malaysia inisiasi TMJ yang menaturalisasi tujuh pemain, tapi dianggap ilegal oleh FIFA karena terbukti tidak punya keturunan Negeri Jiran.

    Buntutnya, FAM didenda sebesar 350 ribu franc Swiss atau setara Rp7,4 miliar oleh FIFA, dan tujuh pemain yang terlibat, meliputi Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, disanksi larangan bermain setahun.

    3 dari 3 halaman

    Orang Lama Didorong Kembali

    Selain TMJ, Tan Sri Hamidin atau yang lebih dikenal sebagai Hamidin Mohd Amin, juga didorong sebagai alternatif pemimpin FAM karena relasinya dengan AFC dan FIFA.

    Hamidin Mohd Amin adalah mantan Presiden FAM selama tujuh tahun pada 2018-2025 sebelum digantikan oleh Mohd Joehari Mohd Ayub, yang mundur akibat skandal naturalisasi.

    "Kalau bukan Tunku Mahkota Ismail, saya menilai Tan Sri Hamidin calon kedua yang layak untuk jabatan Presiden FAM. Hal ini karena beliau memiliki keterlibatan dengan FIFA dan juga AFC," imbuh Syed Yazid Syed Omar.

    "Saya merasa dia juga salah satu sosok yang bisa memperbaiki kembali FAM," ucapnya.

    Sumber: Berita Harian

    Loading

    Komentar
    Additional JS