0
News
    Home Aji Santoso Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Aji Santoso Sebut Timnas Indonesia Kalah Skor, Permainan Tidak Kalah - Kompas

    6 min read

     

    Aji Santoso Sebut Timnas Indonesia Kalah Skor, Permainan Tidak Kalah

    KOMPAS.com - Aji Santoso menilai permainan Timnas Indonesia di final FIFA Series lawan Bulgaria cukup menjanjikan. Skuad Garuda hanya kurang keberuntungan.

    Timnas Indonesia harus berakhir di posisi runner up FIFA Series 2026, setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Namun, di balik hasil tersebut, ada optimisme yang tetap menyala dari pelatih dan juga legenda Timnas Indonesia, Aji Santoso.

    Ia melihat performa Timnas menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, terutama di bawah arahan pelatih baru John Herdman.

    Timnas Futsal Indonesia Libas Jepang 5-3, Ukir Sejarah Lolos Final Piala Asia Futsal!

    Baca juga: John Herdman Sebut 6 Pemimpin yang Jadi Poros Timnas Indonesia

    “Lumayan cukup menjanjikan ke depannya karena kita tahu semua coach Herdman masih di bilang sangat baru menangani Timnas Indonesia."

    "Masih banyak waktu untuk menjadikan tim ini jauh lebih bagus,” ujar pelatih yang saat ini membesut PSPS Pekanbaru itu kepada KOMPAS.com.

    Menurutnya, secara keseluruhan permainan Indonesia tidak kalah dari Bulgaria. Bahkan, dari segi penguasaan bola, tim tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

    “Cukup baik meski alami kekelahan 0-1 dari Bulgaria. Sebenarnya permainan berimbang, bahkan Indonesia banyak menguasai bola. Sayangnya pemain kita tidak bisa melakukan umpan bola tusukan atau kombinasi di sepertiga area penyerangan yang mematikan lawan,” imbuhnya.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Bulgaria Bertahan, Indonesia Kesulitan Menembus

    Dalam pandangan pelatih berlisensi AFC Pro itu, timnas Bulgaria tidak tampil istimewa. Tim Eropa Timur itu lebih banyak mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik sederhana.

    Baca juga: Pengamat Sorot Lini Tengah Timnas Indonesia, Faktor Sial, dan Bulgaria yang Pintar

    “Selain itu, menurut saya seharusnya Indonesia semestinya bisa menang. Bulgaria main bertahan, hanya mengandalkan serangan balik bola bola panjang. Agak terkejut melihat mainnya Bulgaria seperti itu," ujar Aji Santoso.

    "Gol Bulgaria hanya diperoleh dari penalti, akibat kesalahan Kevin Diks. Mestinya dia cukup membayangi saja, tidak perlu melanggar,” sambungnya.

    Seperti diketahui gol tunggal Bulgaria memang lahir dari titik penalti, setelah pelanggaran yang dilakukan Kevin Diks terhadap Zdravko Dimitrov. Momen itu menjadi titik balik yang menentukan hasil akhir pertandingan.

    Dony Tri Curi Perhatian

    Selain menyoroti aspek permainan tim, Aji Santoso juga memberi perhatian khusus pada penampilan pemain muda Dony Tri Pamungkas yang pada laga melawan timnas Bulgaria ini masuk di babak kedua.

    “Bermain bagus, sering naik dan tajam dalam menusuk ke kotak penalti lawan. Dia punya prospek baik di timnas senior, sayang agak terlambat dia masuk sebagai penganti,” kata mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.

    Baca juga: FIFA Ulas Hasil Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Duel Sengit di Jakarta

    Masuknya pemain Persija Jakarta itu memang memberi warna baru dalam serangan timnas Indonesia. Pergerakannya mampu membuka ruang dan menciptakan tekanan ke lini belakang Bulgaria.

    Terlepas dari kekalahan, Aji Santoso menegaskan bahwa performa timnas Indonesia di FIFA Series 2026 ini tidak layak disebut buruk.

    Bahkan, ia menilai hasil akhir lebih dipengaruhi faktor keberuntungan.

    “Timnas kalah secara skor tapi segi permainan tidak kalah. Hanya, nasib saja kurang beruntung 2 kali bola kena tiang gawang lawan,” pungkasnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS