Persija Jakarta Cetak Sejarah Digital, Rangkul VIDA demi Keamanan Kontrak dan Administrasi - Okezone
JAKARTA – Macan Kemayoran tidak hanya menunjukkan taringnya di atas rumput hijau, tetapi juga dalam tata kelola organisasi. Persija Jakarta resmi mengukir sejarah sebagai klub sepak bola pertama di Indonesia yang mengadopsi teknologi tanda tangan elektronik tersertifikasi melalui kolaborasi strategis dengan VIDA, penyedia solusi identitas digital dan pencegahan penipuan.
Langkah besar ini diresmikan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Persija, Jakarta, Kamis (5/3/2026) siang WIBV. Melalui integrasi layanan VIDA Sign, Persija bertransformasi menuju ekosistem kerja yang sepenuhnya digital, mulai dari urusan internal hingga kesepakatan dengan pihak eksternal.
1. Perkuat Proteksi
Dalam industri sepak bola profesional yang dinamis, validitas dokumen seperti kontrak pemain dan kerja sama sponsor adalah aset yang sangat krusial. Diego Saputro, perwakilan dari Persija, menekankan kehadiran VIDA bertujuan untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin muncul di masa depan.
"Ini adalah langkah konkret kami untuk beradaptasi dengan dunia digital. Dengan sistem yang terintegrasi, kita bisa mencegah manipulasi data, pemalsuan dokumen, hingga potensi sengketa administrasi," ujar Diego.

Senada dengan hal tersebut, SVP Marketing & Growth VIDA, Capriana Natalia, menjelaskan bahwa teknologi ini menjamin dua aspek utama: keamanan dan integritas.
"Bukan sekadar pencatatan, tapi bagaimana kita membangun kepercayaan. Melalui VIDA Sign, dokumen penting seperti kontrak pemain terlindungi keasliannya dan tidak dapat diubah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.
2. Urus Kontrak Jadi Lebih Cepat
Selain faktor keamanan, aspek kecepatan menjadi nilai tambah utama dalam kolaborasi ini. Proses birokrasi yang biasanya memakan waktu lama karena kendala fisik—seperti pengiriman dokumen atau menunggu tanda tangan basah—kini terpangkas secara signifikan.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyebutkan bahwa digitalisasi ini mencakup seluruh lini, mulai dari kontrak pemain asing hingga perjanjian dengan vendor.

"Kami ingin membangun fondasi organisasi yang lebih kuat dan efektif. Kerja sama ini menghadirkan proses administrasi yang jauh lebih cepat namun tetap memiliki kepastian hukum yang tinggi," ungkap Prapanca.
Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA, turut mengapresiasi keberanian Persija dalam memimpin transformasi digital di industri olahraga. Menurutnya, penggunaan identitas digital yang kuat adalah fondasi penting bagi klub yang ingin bersaing di level global. Dengan masa kerja sama selama satu tahun ke depan, langkah ini diharapkan menjadi standar baru bagi profesionalisme klub sepak bola di tanah air.
(Rivan Nasri Rachman)
Lihat juga: Jadi Tersangka, Ferry Tak Punya Ongkos ke Polda?
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.