Persija Disebut Anak Papa, Ini Jawaban Santai Panca dan Bepe - Semua Halaman - Bolasport
Persija Disebut Anak Papa, Ini Jawaban Santai Panca dan Bepe - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 11 Maret 2026 | 05:00 WIB
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Banyak yang menilai bahwa Persija Jakarta merupakan klub anak papa di media sosial.
Julukkan itu dikarenakan adanya Ferry Paulus yang merupakan Direktur Utama I.League dan sempat menjadi bos Persija.
Komentar yang ramai di media sosial itu mengundang tanggapan santai dari Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
Panca sapaan akrabnya merespons isu tersebut dengan nada bercanda.
Ia pun mempertanyakan julukkan anak papa kepada tim Macan Kemayoran.
Sebelumnya, Panca juga mengetahui bahwa Persija juga dijuluki APBD FC.
Ini karena ada empat perusahaan daerah Jakarta yang mendukung Persija yakni PAM Jaya, MRT, Trans Jakarta, dan Bank Jakarta.
Baca Juga: Persija Semakin Bersemangat Buru Gelar Juara Super League 2025/2026
Panca sampai heran Persija banyak sekali julukkannya.
"Yang mana nih? Yang anak papa atau yang tadi soal APBD FC sudah dijelaskan," kata Panca kepada awak media termasuk BolaSport.com dalam acara Ngopi Bareng Persija.
Panca kembali menekankan bahwa setiap orang pasti mempunyai orang tua masing-masing.
Ia tidak marah karena Persija terus disebut tim anak papa.
"Ya memang kita anaknya bapak kita masing-masing, gimana sih?"
"Dari siapa sih yang ngomong? Tahu begitu kenapa sih?" ucap Panca.
Komentar juga diberikan oleh Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas.
Baca Juga: Persija Sudah Siapkan Kerangka Tim untuk Musim Depan, Pemain Baru Siap Dibidik
Bepe sapaan akrabnya memilih tidak memperpanjang polemik tersebut.
Menurut legenda Persija itu, istilah anak papa sudah terlalu lama beredar sejak ia masih bermain.
Tuduhan itu mulai datang sejak 2018 saat Persija juara Liga 1 dan kini sudah tidak relevan lagi untuk dibahas.
Banyak orang yang gak terima Persija menjadi juara Liga 1 2018.
Di media sosial menyebut juara Persija settingan.
Ia menilai fokus utama Persija saat ini adalah membangun tim yang kompetitif dan terus berkembang meraih gelar juara Super League 2025/2026.
Bukan menanggapi isu-isu lama yang kembali mencuat.
Baca Juga: Bepe Akui Persija Sampai Bikin Skema untuk Bisa Salip Persib dan Borneo FC di Klasemen
"Saya enggak mau jawab masalah itu."
"Karena rasanya sebutan anak papa itu sejak saya masih main juga sudah ada."
"Jadi sudah terlalu expired untuk dibahas,” kata Bepe.